Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Oktober 2022 | 19.53 WIB

Tersangka Kanjuruhan, Dirut PT LIB Dijadwalkan Diperiksa Hari Ini

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita usai memenuhi panggilan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk membahas Tragedi Kanjuruhan, Selasa (11/10/2022) siang. TGIPF memanggil PSSI, PT LIB dan Pihak Indosiar terkait t - Image

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita usai memenuhi panggilan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk membahas Tragedi Kanjuruhan, Selasa (11/10/2022) siang. TGIPF memanggil PSSI, PT LIB dan Pihak Indosiar terkait t

JawaPos.com - Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC Abdul Haris menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka tragedi Kanjuruhan di Polda Jatim kemarin. Dia meminta PSSI ikut bertanggung jawab atas insiden pada 1 Oktober tersebut. ”Utamanya ketua (umum) PSSI (Mochamad Iriawan, Red). Harus ikut tanggung jawab,” tegasnya.

Haris menyatakan, pelaksanaan pertandingan bukan hanya tanggung jawab panpel. Tetapi juga PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia.

Haris bukan satu-satunya tersangka yang menjalani pemeriksaan perdana kemarin. Security Officer Suko Sutrisno juga terlihat mendatangi gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan. Namun, dia enggan berkomentar. Hingga berita ini ditulis pukul 20.30, Haris dan Suko masih menjalani pemeriksaan.

Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto menyatakan, pemeriksaan itu adalah bagian dari proses penyidikan. Menurut rencana, penyidik memeriksa lima tersangka. Tiga lainnya adalah Kompol Wahyu Setyo Pranoto, AKP Hasdarman, dan AKP Bambang Sidik Achmadi. ”Ketiganya sudah datang, tetapi meminta pemeriksaan ditunda,” ujarnya.

Mereka melontarkan alasan yang sama kepada penyidik, yakni belum mendapat pengacara yang bisa mendampingi pemeriksaan. Sementara itu, untuk tersangka Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita, rencananya yang bersangkutan menjalani pemeriksaan di Polda Jatim hari ini (12/10).

Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD memastikan, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan bekerja lebih cepat dari jadwal. Dari perkiraan dua minggu bisa dituntaskan dalam sepuluh hari. Rencananya, pada Jumat pekan ini (14/10) tim sudah menyerahkan laporan investigasi dan rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo.

Hari ini (12/10) TGIPF memulai konsinyering untuk menyusun laporan tersebut. Mahfud menegaskan bahwa hasil investigasi tetap harus komprehensif. Sebab, pemerintah ingin ada solusi jangka panjang untuk menangani persoalan di persepakbolaan tanah air.

”Tim segera melakukan analisis sekaligus menyusun kesimpulan dan rekomendasi,” katanya kemarin (11/10) petang.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore