
DI SWISS MENCARI SEKOLAH: Ridwan Kamil dan putranya, Emmeril Kahn Mumtadz. (Istimewa)
JawaPos.com - Anak Ridwan Kamil Emmeril Mumtadz atau Eril, sapaannya, hilang terseret arus Sungai Aare di Bern, Swiss. Awal mula kejadian, ia dilaporkan sedang berenang bersama adiknya, putri bungsu Ridwan Kamil, Camilla Laetitia Azzahra alias Zara, dan seorang teman Eril. Mereka terseret arus sungai yang kuat.
Dalam laporan media lokal Swiss, 20.min, Jumat (27/5), awal mula atau kronologi kejadian, Eril dilaporkan hilang sekitar pukul 10.00 waktu Swiss pada Kamis, 26 Mei 2022. Polisi wilayah di Bern mengonfirmasi bahwa tak lama setelah 09:45 pada hari Kamis, sebuah laporan diterima tentang 3 orang yang berenang di Aare yang berada dalam masalah.
Menurut juru bicara Kapo, dua wanita muda diselamatkan dari air oleh penduduk setempat, tetapi tidak ada jejak Eril sejak itu. Polisi segera melakukan pencarian di daerah antara Eichholz dan Marzili, tempat pria itu terakhir terlihat, melibatkan berbagai patroli darat dan air.
Tepi sungai Aare disusuri dengan berjalan kaki, dan pos pengamatan didirikan di berbagai jembatan. Di atas air. Polisi maritim dan medis mencari Emmeril Mumtadz yang hilang.
Laporan New Havard Register, Juru bicara kepolisian daerah Joel Regli di Bern mengatakan, pencarian terus berlanjut setelah pria itu hilang pada Kamis saat berenang pagi hari dengan dua wanita di Sungai Aare, beberapa ratus meter ke hulu dari pusat kota. Adik dan teman Erik juga terjebak karena kesulitan saat berenang, dan ditangkap oleh perenang lain. Polisi disiagakan setelah insiden itu, dan pencarian untuk Mumtadz diluncurkan.
Air Keruh Persulit Pencarian
Seperti yang dikatakan juru bicara polisi wilayah di Bern kepada 20 Minuten, fakta bahwa pemuda Indonesia itu hilang di sungai membuat pencarian menjadi lebih sulit. Kondisinya sama sekali tidak mudah karena air keruh. Pencarian polisi saat ini sedang berlangsung.
Saat hilang, Emmeril Mumtadz berusia 23 tahun, rambut hitam, tinggi sekitar 175 cm, mengenakan kemeja biru dan celana pendek hitam. Swiss bahkan membuka hotline bagi warga yang menemukan pria tersebut, harap menghubungi KBRI Bern di 0786210541.
Sungai dan danau Swiss sering menjadi tempat berenang di perkotaan dan bentuk rekreasi air lainnya. Rekreasi itu terutama di musim semi dan musim panas yang lebih hangat.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
