
MAKIN LONGGAR: Sejumlah warung pinggir jalan di Kota Blitar tetap buka seperti biasa hingga pukul 22.00 kemarin. (JAWA POS RADAR BLITAR)
JawaPos.com – Kondisi level penerapan PPKM di berbagai kabupaten/kota terus membaik. Kota Blitar, Jatim, menjadi daerah pertama yang akan melakukan uji coba pelaksanaan PPKM level 1.
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pemerintah dalam waktu dekat melakukan uji coba PPKM level 1 dengan kenormalan baru (new normal) untuk Kota Blitar. Implementasi uji coba PPKM level 1 diberlakukan karena telah memenuhi syarat indikator WHO dan target cakupan vaksinasi 70 persen dosis pertama serta 60 persen dosis pertama untuk lansia.
Level 1 new normal ini, kata Luhut, mendekati aktivitas kehidupan masyarakat normal. Namun, untuk mengimbangi hal tersebut, tindakan surveillance, testing/tracing, dan peningkatan disiplin protokol kesehatan tetap diperkuat. ”Kami dan Menkes akan menurunkan tim khusus untuk memantau pelaksanaan PPKM level 1 di Kota Blitar sehingga akan menjadi role model buat kabupaten dan kota lain,” kata Luhut kemarin (4/10).
Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 26 Tahun 2021, aturan daerah PPKM level 1, antara lain, karyawan yang bekerja di sektor non-esensial boleh masuk kantor dengan kapasitas maksimal 75 persen jika sudah divaksin. Kegiatan belajar mengajar 50 persen daring dan 50 persen tatap muka.
Dalam pelaksanaan PPKM periode seminggu ke depan, terdapat 20 kabupaten/kota yang bertahan di level 2. Sementara itu, penghuni level 3 bertambah dari 84 kabupaten/kota menjadi 107 kabupaten/kota. Hal itu disebabkan kota-kota di level 2 yang sebelumnya mendapat dispensasi belum mampu mencapai target cakupan vaksinasi.
Dari sisi pengendalian aktivitas masyarakat, pemerintah kembali membuka beberapa kelonggaran baru. Di antaranya, pembukaan pusat kebugaran/fitness center dengan kapasitas maksimal 25 persen. Para pengelola pusat-pusat kebugaran juga wajib memberlakukan protokol kesehatan yang ketat dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Pembukaan pusat kebugaran itu ditujukan untuk wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Solo Raya, Semarang Raya, Jogjakarta, dan Surabaya Raya.
Gerai makanan dan minuman di dalam bioskop diperbolehkan buka. Namun, kapasitas bioskop tetap diberlakukan 50 persen. Hal itu berlaku untuk daerah level 3, 2, dan 1.
Selain itu, Bandara Ngurah Rai, Bali, akan dibuka untuk penerbangan internasional mulai 14 Oktober dengan penetapan syarat ketat dalam hal karantina, tes, dan kesiapan satgas. Setiap penumpang kedatangan internasional harus punya bukti booking hotel untuk karantina minimal delapan hari dengan biaya sendiri. ”Kemudian, kompetisi basket remaja Honda DBL di Jakarta dan Surabaya juga akan mulai digelar,” jelas Luhut.
Luhut memaparkan, berbagai indikator penanganan pandemi terus menunjukkan perbaikan dalam dua minggu terakhir. Kasus konfirmasi positif nasional turun 98 persen. Kasus konfirmasi di Jawa-Bali juga turun hingga 98,7 persen dari puncaknya pada 15 Juli lalu. ”Tingkat reproduksi efektif di Jawa-Bali sudah berada di bawah 1. Tapi, khusus Bali masih di angka 1,” jelas Luhut.
Menurut dia, penetapan batas minimal cakupan vaksinasi lansia sebagai syarat penurunan level PPKM cukup efektif meningkatkan kecepatan vaksinasi di Jawa-Bali. ”Saat ini tingkat vaksinasi dosis pertama untuk Jawa-Bali sudah mencapai 37 persen per 30 September 2021. Angka ini naik hampir 5 persen dari periode 13 September 2021,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, sudah tidak ada provinsi di luar Jawa-Bali yang menerapkan PPKM level 4. Namun, masih ada enam daerah di luar Jawa-Bali yang menerapkan PPKM level 4. Yakni, Kabupaten Pidie, Kabupaten Bangka, Kota Padang, Kota Banjarmasin, Kabupaten Bulungan, dan Kota Tarakan.
Sementara itu, perkembangan kasus di provinsi luar Jawa-Bali juga terus menunjukkan penurunan. Airlangga memerinci, sejak 9 Agustus hingga 3 Oktober, penurunan kasus positif di Sumatera mencapai 91,66 persen. Nusa Tenggara turun 93,79 persen; Kalimantan turun 87,44 persen; Sulawesi turun 88,68 persen; lalu Maluku dan Papua turun 88,47 persen.
Implementasi PPKM skala mikro di Bali mendapat apresiasi dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Kemarin orang nomor satu di tubuh TNI itu memberikan penghargaan kepada Gubernur Bali I Wayan Koster. Mabes TNI menilai Bali mampu memaksimalkan efektivitas PPKM skala mikro. Hasilnya tidak percuma. Perlahan tapi pasti, Covid-19 di Bali kian terkendali. Tidak heran, dalam waktu dekat mereka berencana membuka kembali penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Menurut Hadi, keberhasilan itu tidak terlepas dari peran Wayan Koster sebagai kepala daerah. ”Tanpa kepemimpinan dan strategi manajemen lapangan yang baik serta komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh jajaran forkopimda dan komponen masyarakat Bali, tentu prestasi ini tidak dapat diraih,” terang Hadi.
Hadi menyampaikan bahwa capaian Bali patut ditiru daerah lain. ”Bali berhasil menurunkan kasus Covid-19 sehingga dapat menjadi role model daerah lain dalam tata kelola penanganan Covid-19,” ungkapnya. Dia berharap apresiasi yang diberikan instansinya menjadi pelecut semangat bagi seluruh jajaran Pemerintah Daerah Bali serta aparat TNI dan Polri yang membantu penanggulangan Covid-19.
Hadi juga mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum tuntas. Semua pihak mesti tetap waspada. ”Tidak boleh lengah dan harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan, meningkatkan kapasitas respons 3T, dan menuntaskan program vaksinasi nasional,” tegasnya. Dia juga berharap sektor pariwisata yang menjadi penggerak ekonomi Bali segera bangkit. Menurut dia, saat ini banyak pihak yang kembali melihat Bali sebagai destinasi yang aman untuk dikunjungi. ”Harapan kita, turis dari mancanegara segera berkunjung ke Bali untuk menghidupkan perekonomian,” katanya.
Pada bagian lain, Pemkot Blitar terus berupaya menggenjot vaksinasi dosis kedua. Masyarakat juga diminta tetap taat protokol kesehatan (prokes) ketat. ”Capaian dosis kedua masih rendah. Baru sekitar 60 persen. Sementara dosis pertama sudah sekitar 94 persen,” ujar Wali Kota Blitar Santoso kepada Jawa Pos Radar Blitar (30/9). Dia optimistis capaian vaksinasi Covid-19 dosis kedua bisa menyusul dosis pertama sebelum akhir tahun. Sebab, vaksinasi dosis kedua saat ini tinggal menunggu jadwal suntik. ”Sasaran vaksinasi dosis kedua kan tinggal menunggu jadwal. Dosis pertama kan sudah diterima,” terangnya.
Pemkot Blitar menyiapkan fasilitas bus untuk vaksinasi keliling di tempat-tempat umum hingga sekolah. Kemudian, menyiapkan sejumlah gerai vaksinasi yang bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
