
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hadir pada upacara pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Presiden Joko Widodo bersama Wakil Presiden Ma
JawaPos.com - Sosok calon Panglima TNI menjadi perhatian. Pasalnya Marsekal Hadi Tjahjanto sebentar lagi pensiun. Namun polemik figur calon pucuk pimpinan tentara tersebut terus bergulir.
Direktur Eksekutif Center for Social Political Economic and Law Studies (CESPELS) Ubedilah Badrun mengatakan, bila dilihat dari profil, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dapat dikatakan memenuhi syarakat kategori.
"Dia (Laksamana Yudo Margono punya segudang pengalaman karir yang strategis," ujar Ubedilah Badrun di Jakarta, Rabu (11/8/2021).
Sebelumnya menjadi KSAL, Laksamana Yudo Margono pernah menjabat sebagai Panglima komando gabungan wilayah pertahanan I (Kogabwilhan) I.
Menurut Ubedilah, Presiden Jokowi tidak perlu bingung mengajukan calon panglima TNI ke DPR. Namun, Panglima TNI adalah posisi sangat strategis, sehingga muncul beragam tafsir politik dan kepentingan. Pihak-pihak tertentu mencoba untuk mengubah mekanisme sirkulasi panglima yang sudah mapan. Pihak tersebut melakukan loby-loby politik yang kadang dalam perspektif kenegaraan merusak marwah institusi TNI.
"Mekanisme sirkulasi elite TNI itu menurut Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004. Di sana menyebutkan bahwa Panglima TNI dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi aktif dari setiap matra angkatan," jelasnya.
Dua periode terakhir panglima TNI dijabat oleh jenderal bintang empat dari angkatan darat (Gatot Nurmantyo) dan angkatan udara (Hadi Tjahjanto). Kini, sejatinya beralih ke angkatan laut yang saat ini jenderal bintang empatnya dipegang oleh Laksamana Yudo Margono.
"Saya termasuk meyakini bahwa siapapun Kepala Staf di TNI mereka adalah kader terbaik di matranya. TNI adalah salah satu institusi yang kaderisasinya jelas dan terbaik di Indonesia," sebut Ubedilah.
"Tidak perlu melakukan loby-loby politik atau langkah-langkah yang menunjukan semacam political imaging (pencitraan politik) untuk berebut menjadi panglima," paparnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
