
penyintas COVID-19 melakukan donor Plasma Konvalesen di Unit Donor Darah (UDD) PMI DKI Jakarta, Rabu (23/6/2021). PMI DKI Jakarta menyatakan ketersediaan Stok plasma konvalesen di DKI Jakarta kosong, sehingga PMI DKI Jakarta mengajak masyarakat penyintas
JawaPos.com - Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengajak para penyintas Covid-19, yakni pasien yang telah sembuh dari virus korona untuk ikut ambil bagian menolong saudara-saudara sebangsa yang sedang sakit dengan cara menjadi pendonor plasma konvalesen.
“Setetes darah anda sangat berarti, bisa menyelamatkan jiwa-jiwa yang saat ini terancam Covid-19. Ayo saudara-saudara yang sudah sembuh, saat ini giliran Anda menolong saudara kita yang membutuhkan plasma konvalesen,” ujar Rahmad Handoyo dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/7).
Legislator PDIP ini mengatakan, ajakan untuk masyarakat penyintas Covid-19 bukan sebagai ‘bayaran’ karena mereka selama menjalani perawatan semua biaya ditanggung negara. Tapi ajakan ini, kata Rahmad, merupakan bentuk solidaritas sesama anak bangsa untuk bersama-sama saling bahu membahu bergotong royong dimasa sulit akibat pandemi.
“Sekali lagi, ayo kita gelorakan bersama semangat saling bahu membahu, bergotong royong memberi harapan kesembuhan kepada saudara-saudara kita yang sedang kritis akibat Covid-19. Mereka membutuhkan uluran tangan para penyintas Covid-19 dalam bentuk plasma konvalesen,” katanya.
Dikatakan Rahmad, karena ledakan kasus Covid-19 maka dipastikan kebutuhan plasma konvalesen yang dapat meningkatkan peluang sembuh pasien Covid-19 akan meningkat. Sayangnya, masih banyak penyintas Covid-19 yang bersikap diam dan enggan untuk mendonorkan darahnya.
“Kami memantau, PMI mulai kewalahan memenuhi permintaan plasma darah. Ini terjadi karena para penyintas Covid-19 belum tergerak hatinya untuk menjadi relawan menyumbang darah,” katanya.
Masih menyangkut soal plasma darah, Rahmad meminta kepada PMI untuk secepatnya melakukan konsolidasi guna menyiapkan tempat-tempat produksi plasma darah yang berasal dari hasil donor para penyintas Covid-19 diseluruh kota di Indonesia.
Rahmad juga mencontohkan, apa yang telah dilakukan PMI Kabupaten Cirebon yang sudah memproduksi plasma darah, yang berasal dari hasil donor para penyintas Covid-19.
“Tempat untuk memproduksi plasma darah tidak boleh hanya terbatas satu tempat dua tempat, tapi hendaknya ada disetiap kota di Indonesia’’ katanya.
Sebab, disetiap kota pasti banyak yang telah mengalami kesembuhan dari Covid-19. Karena itu, PMI harus bergerak cepat menyiapkan tempat produksi plasma darah seperti di Cirebon diseluruh kota di Indonesia.
"Untuk mewujudkan tempat produksi plasma darah diseluruh kota di Indonesia, negara harus hadir membantu PMI," tuturnya.
Tidak lupa Rahmad berpesan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 5M secara disiplin, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
