
Photo
JawaPos.com - Hari ini, Senin (5/7) merupakan hari kerja pertama dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Beragam ketentuan pun sudah dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19.
Berdasarkan pantauan JawaPos.com, sejumlah wilayah Jakarta terpantau sepi, tidak seperti biasanya. Hanya segelintir kendaraan yang melintas di kawasan Ibu Kota DKI Jakarta.
Salah satu yang tampak sepi adalah kawasan Joglo-Srengseng. Pada jam pulang kerja, biasanya di wilayah tersebut klakson mobil dan motor saling bersahutan. Namun, kini wilayah tersebut lengang dan terlihat ada posko PPKM Darurat untuk memantau kondisi di lapangan.
"Biasanya di sini kan rame banget kalau pulang kerja, macet dari lampu merah Srengseng sampe hampir lampu merah Kelapa Dua," kata warga bernama Romi (45) kepada JawaPos.com di sekitar lampu merah Srengseng, Senin (5/7).
Begitu pula dengan kawasan Permata Hijau-Gandaria. Daerah tersebut merupakan daerah yang biasa dilalui masyarakat yang pulang kerja dari perkantoran di wilayah Jakarta Selatan.
Jika pada hari biasa tampak ramai kendaraan melintas serta orang yang berlalu-lalang, kini karena kebijakan WFH 100 persen bagi sektor nonesensial, hanya ada sedikit orang yang terlihat.
Bahkan, Mal Gandaria yang senantiasa ramai pun terlihat sepi ketika PPKM Darurat. Ini dikarenakan hanya tenant di sektor esensial seperti pangan dan kesehatan yang diperbolehkan buka.
Sama halnya dengan Mal Gandaria, kawasan Blok M Square dan Blok M Plaza pun sangat sepi, bahkan lampu mal hanya sedikit yang menyala, sisanya padam. Lalu lintas pun terpantau sepi, sebab di kawasan Blok M Plaza juga terjadi penyekatan yang dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan.
"Iya di sini dari sebelum PPKM Darurat emang ada penyekatan pas sore sampe malem, itu aja tetep rame. Sekarang pas ada pembatasan operasional mal, jadi agak berkurang orang-orang yang ke daerah sini," ungkap Deva (26).
Kemudian, sepanjang jalan di area Cipulir pun tidak seramai biasanya ketika hari biasa tanpa PPKM Darurat. Pasar Cipulir yang senantiasa aktif hingga malam hari, kali ini terlihat seperti wilayah tanpa penghuni.
"Biasanya ramai di sini dapet pesanan, tapi sekarang sepi banget. Dari tadi sepi banget," ucap driver ojek online bernama Eko.
Dengan adanya PPKM Darurat ini, keinginan pemerintah untuk membatasi pergerakan masyarakat dapat dinilai sudah bagus. Tinggal melihat hasilnya dalam beberapa waktu ke depan, jika sukses maka kasus positif Covid-19 menurun, jika tidak kasus masih di atas 10 ribu.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
