Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Juni 2021 | 16.19 WIB

Angka Penularan Covid-19 Naik, PBNU: Patuhi Protokol Kesehatan

Mural imbauan untuk melawan COVID-19 menghiasi bawah kolong tol kawasan Tomang, Jakarta, Kamis (10/12/2020). Mural tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Mural imbauan untuk melawan COVID-19 menghiasi bawah kolong tol kawasan Tomang, Jakarta, Kamis (10/12/2020). Mural tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Pasca perayaan Idul Fitri 2021 terjadi tren kenaikan kasus angka penularan Covid-19 di dalam negeri. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pun memberikan responsnya.

Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini mengajak seluruh warga Indonesia, terutama warga NU untuk selalu mematuhi instruksi dan imbauan serta protokol kesehatan. "Mari kita tunda dan hindari kegiatan-kegiatan yang bersifat kolosal, berkumpul dan bergerombol. Segala aktivitas keagamaan bisa dilakukan di rumah demi keamanan bersama," ujar Helmy kepada wartawan, Jumat (18/6).

Helmy menuturkan PBNU juga mendorong peran aktif tokoh agama, dai dan juga para mubalig untuk senantiasa menjadi teladan untuk mengampanyekan dan mempraktikkan protokol kesehatan 5M. Seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Baca Juga: PPKM Mikro Kembali Diperpanjang hingga 28 Juni 2021

"Itu dilakukan agar terhindar dari wabah Covid-19," katanya.

PBNU juga meminta kepada segenap jajaran Pengurus Nahdlatul Ulama dari wilayah sampai ranting agar aktif ikut mensosialisasikan protokol dan imbauan pemerintah melalui sarana-sarana yang dimiliki. Antara lain dengan speaker, toa, media sosial dan lain sebagainya.

"Mari tetap memperbanyak doa, memohon pertolongan Allah SWT melalui istighotsah, pembacaan sholawat thibbil qulub, dan amalan-amalan dari para kiai dan guru," ungkapnya.

Adapun sampai dengan Kamis (17/6) kemarin masih terjadi penambahak kasus Covid-19 yang signifikan. Dalam sehari terjadi penambahan kasus sebanyak 12.624 orang, kemudian meninggal 277 orang dan sembuh 7.350 orang.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore