Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Juni 2021 | 21.05 WIB

Nakes Kena Covid-19, Vaksin Tetap Manjur Tekan Rawat Inap dan Kematian

Ilustrasi seorang nakes melakukan vaksinasi di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Senin (8/2). Humas RSUP Sanglah/Antara - Image

Ilustrasi seorang nakes melakukan vaksinasi di RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Senin (8/2). Humas RSUP Sanglah/Antara

JawaPos.com - Kondisi tenaga kesehatan (nakes) di Kudus, Jawa Tengah, yang sempat terpapar Covid-19 akibat menangani pasien di fasilitas pelayanan kesehatan kini telah berangsur pulih. Hampir 100 persen nakes di Kudus sudah divaksinasi. Meski mereka tetular, namun ada 7,1 persen nakes yang dirawat.

Hingga 12 Juni 2021, 308 nakes terkonfirmasi positif Covid-19, 277 tenaga kesehatan dalam perawatan isolasi mandiri, dan 193 lainnya sudah dinyatakan sembuh. Dan pada 90 persen nakes yang isolasi mandiri sudah bisa mulai masuk kerja dan kembali melayani masyarakat.

"Ini sebuah berita yang menggembirakan. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa vaksin yang diberikan kepada mereka benar-benar efektif melindungi dari kondisi terburuk,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo seperti dalam keterangan resmi Kementerian Kesehatan, Minggu (20/6).

Jumlah tenaga kesehatan di Kudus sendiri saat ini mencapai kurang lebih 6 ribu nakes. Dengan perlindungan yang diberikan melalui program vaksinasi bagi nakes yang dimulai periode Januari-Maret 2021 lalu, nakes di Kudus tidak terlalu banyak terpapar Covid-19.

Hampir 100 persen nakes di Kudus yang berjumlah sekitar 6000 orang telah menerima vaksinasi dosis satu dan dua. Dari jumlah tersebut, hanya 308 nakes yang terpapar atau sekitar 5,13 persen dari jumlah keseluruhan nakes.

"Dan sebagian besar di antaranya sudah sembuh dan mulai bekerja kembali,” ujar Badai.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi, dr. Abdul Aziz Achyar menyampaikan data terbaru pada Kamis (17/6), bahwa dari total 153 nakes yang terkonfirmasi kasus positif Covid-19 di rumah sakit tersebut, hanya 11 orang (7,1 persen) yang dirawat inap, 86 (56 persen) sisanya melakukan isolasi mandiri. Kemudian dari 153 kasus konfirmasi Covid-19 tersebut 59 (38,5 persen) nakes RSUD dr. Loekmono Hadi sudah dinyatakan sembuh. Hal ini menunjukkan bahwa vaksinasi Covid-19 bagi nakes efektif mengurangi gejala kesakitan dan risiko kematian.

Hingga Kamis (17/6), nakes dan tenaga penunjang kesehatan di Kudus yang telah divaksinasi dosis pertama mencapai 6.085 orang. Dan telah mendapatkan dosis kedua sebanyak 5.888 orang.

Untuk mengantisipasi dan melakukan intervensi kesehatan di Kudus, Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan vaksin Covid-19 sejumlah 50 ribu dosis khusus guna mempercepat cakupan vaksinasi di Kudus. Hal ini merupakan upaya melindungi masyarakat Kudus dari Covid-19 karena terbukti vaksinasi memberikan perlindungan bagi tenaga kesehatan yang sudah mendapatkannya lebih dahulu.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore