
Tangkapan Layar - Presiden Joko Widodo dalam acara doa bersama bertajuk #Prayfromhome yang disiarkan melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Minggu (11/7/2021). (ANTARA/Indra Arief)
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat Indonesia melakukan ikhtiar lahiriah maupun batiniah untuk mendukung upaya mengatasi pandemi Covid-19.
"Dalam menghadapi situasi sulit ini, selain ikhtiar dengan berbagai usaha lahiriah kita juga wajib melakukan ikhtiar batiniah, memanjatkan doa," katanya di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (11/4), dalam acara #PRAYFROMHOME yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.
Dalam acara doa bersama itu, pemuka agama Islam Prof Quraish Shihab, pemuka agama Protestan Pendeta Lipius Biniluk, pemuka agama Katolik Kardinal Suharyo, pemuka agama Hindu I Nengah Dana, pemuka agama Buddha Bhante Pannyavaro, dan pemuka agama Konghucu Xs Budi Tanuwibawa memanjatkan doa. "Memohon pertolongan Allah SWT agar beban kita diringankan, agar rakyat, bangsa, dan negara juga dunia segera terbebas dari pandemi," kata Presiden.
Presiden meminta masyarakat ikut menundukkan kepala dan mengheningkan cipta di rumah masing-masing. "Berdoa dari rumah, kita panjatkan, dan berikhtiar agar ujian pandemi segera berakhir," katanya.
Presiden juga mengemukakan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan dari semua pihak dalam menanggulangi pandemi Covid-19. "Penyebaran virus masih terus terjadi, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, tidak bisa menyelesaikan masalah ini sendirian. Semua pihak harus berkolaborasi, bekerja sama, saling tolong menolong, bergotong royong untuk mengatasi ujian yang maha berat ini," katanya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen bangsa yang setia membangun optimisme dan semangat kebersamaan melalui berbagai gerakan sosial guna meringankan beban masyarakat. "Saya sangat bersyukur, pandangan ormas-ormas keagamaan senafas dengan kepentingan umat untuk menjaga kepatuhan umat dalam melaksanakan protokol kesehatan," katanya.
Presiden mengatakan bahwa kerja keras pemerintah mengatasi pandemi Covid-19 tidak mungkin berhasil tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat. Menurut data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, per 10 Juli 2021 jumlah akumulatif warga yang terserang Covid-19 mencapai 2.491.006 orang dan 373.440 orang di antaranya masih menjalani perawatan maupun karantina mandiri. Jumlah penderita Covid-19 yang sembuh tercatat seluruhnya 2.052.109 orang dan jumlah pasien dengan infeksi virus korona yang meninggal dunia total 65.457 orang. (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
