
Ilustrasi larangan mudik. Dok. JawaPos.com
JawaPos.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya sejak melakukan penyekatan mudik Lebaran 2021 sejak Kamis (5/6) kemarin. Di mana sebanyak 1.258 kendaraan dipaksa putar balik.
Mengenai fenomena putar balik ini, Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah menyampaikan bahwa hal itu tidak manusiawi. Sebab, mereka juga telah mengeluarkan tenaga dan biaya untuk itu.
"Misalnya mereka sudah sampe Cirebon, orang mau mudik tiba-tiba disuruh balik, itu disuruh balik kan itu tidak manusiawi, mereka sudah membuang biaya, waktu sampai kesana," ujar dua kepada JawaPos.com, Jumat (7/5).
Ia menilai, ini bukti bahwa pihak berwenang tidak memiliki solusi lain untuk menjalankan kebijakan tersebut. Daripada diputarbalikan, sebaiknya para pemudik tersebut di tes Covid-19 secara berkala di pos-pos yang sudah ditentukan.
"Kenapa tidak mencari solusi lain. Kalau terkait dengan Covid yaudah dites aja, nanti misalnya sampe pos baru, dites lagi, gapapa berulang-ulang, itu kan tes bermacam-macam," ujarnya.
Menurutnya metode ini lebih memiliki hati nurani jika harus dibandingkan dengan disuruh kembali ke tempat asal. Tentunya mereka harus membayar tes PCR atau swab antigen tanpa subsidi pemerintah sebagai konsekuensinya.
"Mereka suruh bayar, ngga harus disuruh balik. Kebijakan mudik sendiri sebenarnya nggak tepat sekarang ini, karena kita juga sedang ada ancaman covid dengan berbagai varian yang ada," tutup dia.
Seperti diketahui, berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, sebanyak 1.258 kendaraan mudik diputar balikan pada Kamis (5/6).
“Total yang diputarbalik untuk Polda Metro Jaya 1.258,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam keterangan tertulis, Jumat (7/6).

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
