Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Juli 2021 | 05.02 WIB

Penerapan PPKM Darurat Perdana saat Hari Kerja, Lalu Lintas Sepi

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Hari ini, Senin (5/7) merupakan hari kerja pertama dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Beragam ketentuan pun sudah dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, sejumlah wilayah Jakarta terpantau sepi, tidak seperti biasanya. Hanya segelintir kendaraan yang melintas di kawasan Ibu Kota DKI Jakarta.

Salah satu yang tampak sepi adalah kawasan Joglo-Srengseng. Pada jam pulang kerja, biasanya di wilayah tersebut klakson mobil dan motor saling bersahutan. Namun, kini wilayah tersebut lengang dan terlihat ada posko PPKM Darurat untuk memantau kondisi di lapangan.

"Biasanya di sini kan rame banget kalau pulang kerja, macet dari lampu merah Srengseng sampe hampir lampu merah Kelapa Dua," kata warga bernama Romi (45) kepada JawaPos.com di sekitar lampu merah Srengseng, Senin (5/7).

Begitu pula dengan kawasan Permata Hijau-Gandaria. Daerah tersebut merupakan daerah yang biasa dilalui masyarakat yang pulang kerja dari perkantoran di wilayah Jakarta Selatan.

Jika pada hari biasa tampak ramai kendaraan melintas serta orang yang berlalu-lalang, kini karena kebijakan WFH 100 persen bagi sektor nonesensial, hanya ada sedikit orang yang terlihat.

Bahkan, Mal Gandaria yang senantiasa ramai pun terlihat sepi ketika PPKM Darurat. Ini dikarenakan hanya tenant di sektor esensial seperti pangan dan kesehatan yang diperbolehkan buka.

Sama halnya dengan Mal Gandaria, kawasan Blok M Square dan Blok M Plaza pun sangat sepi, bahkan lampu mal hanya sedikit yang menyala, sisanya padam. Lalu lintas pun terpantau sepi, sebab di kawasan Blok M Plaza juga terjadi penyekatan yang dilakukan untuk menghindari adanya kerumunan.

"Iya di sini dari sebelum PPKM Darurat emang ada penyekatan pas sore sampe malem, itu aja tetep rame. Sekarang pas ada pembatasan operasional mal, jadi agak berkurang orang-orang yang ke daerah sini," ungkap Deva (26).

Kemudian, sepanjang jalan di area Cipulir pun tidak seramai biasanya ketika hari biasa tanpa PPKM Darurat. Pasar Cipulir yang senantiasa aktif hingga malam hari, kali ini terlihat seperti wilayah tanpa penghuni.

"Biasanya ramai di sini dapet pesanan, tapi sekarang sepi banget. Dari tadi sepi banget," ucap driver ojek online bernama Eko.

Dengan adanya PPKM Darurat ini, keinginan pemerintah untuk membatasi pergerakan masyarakat dapat dinilai sudah bagus. Tinggal melihat hasilnya dalam beberapa waktu ke depan, jika sukses maka kasus positif Covid-19 menurun, jika tidak kasus masih di atas 10 ribu.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore