
IDI bersama pemerintah menggelar doa bersama dan mengheningkan cipta untuk para pejuang medis via Live Youtube, Rabu (2/9). (Istimewa)
JawaPos.com - Duka mendalam datang dari dunia medis. Lebih dari 100 dokter yang telah gugur dalam menjalankan tugasnya sebagai garda terdepan melawan Covid-19.
Untuk mengenang jasa para pahlawan tersebut, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama pemerintah menggelar doa bersama dan mengheningkan cipta untuk para pejuang medis dan rakyat Indonesia via Live Youtube, Rabu (2/9) malam.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh. Mulai dari Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Mujadjir Effendy, Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 Erick Thohir, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih.
Tokoh lintas agama dihadiri oleh Mustofa Bisri (Gus Mus), Ahmad Syafii Maarif, Abdul Hakim Mahfudz, Aa Gym, Roy Dekky Tamaweol, Dismas Valens Salettia, Hendra Warsita sampai I Gede Ricky Sukarta. Dari tokoh masyarakat diikuti oleh Dahlan Iskan hingga Chairul Tanjung.
Acara dimulai pada pukul 20.00 WIB dengan pembukaan lagu Gugur Bunga untuk mengenang para jasa tenaga medis. Lalu, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, himne IDI, mengheningkan cipta dan pembacaan doa oleh Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Abdul Hakim Mahfudz.
Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada para rekan seperjuangannya dalam memerangi Covid-19. "Mudah-mudahan para arwah pejuang kemanusiaan melawan Covid ini ditempatkan di sisi mulia Tuhan Yang Maha Esa dan mencatat sebagai amal yang baik bagi saudara-saudara kita semua yang sudah gugur" ungkapnya.
Dia mengharapkan apa yang sudah diperjuangkan oleh rekan sejawat para tenaga medis dapat mengilhami dan menjadi tauladan bagi para petugas kesehatan.
"Khususnya bagi dokter untuk terus kita berkomitmen untuk terus bersemangat, komitmen yang kuat berdiri tegak, karena itulah sumpah yang sudah kita ucapkan bersama waktu kita memilih menjadi atau berprofesi sebagai tenaga medis dan petugas kesehatan," ucap dia.
"Tak lupa mari kita berdoa seterusnya berdoa tidak putus-putus bagi kawan-kawan kita yang sekarang sedang bergelut berjuang di garda terdepan merawat saudara-saudara kita yang lagi sakit, mudah-mudahan tetap diberikan kesehatan diberikan keselamatan diberikan perlindungan dan pertolongan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," pungkasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
