
Kasatgas P3GN Polri Irjen Asep Edi Suheri di Gedung Bareskrim.
JawaPos.com - Irjen Pol Asep Edi Suheri resmi diangkat menjadi Kapolda Metro Jaya. Ia menggantikan posisi besan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Inspektur Jenderal Polisi Karyoto.
Namanya bukan sosok asing di tubuh Polri. Selama kariernya, Asep dikenal tangguh, berintegritas, dan berani membongkar kasus-kasus besar yang menyita perhatian nasional bahkan internasional.
Berikut ini deretan kasus kelas kakap yang pernah ditangani Irjen Asep:
Salah satu momen paling monumental dalam karier Irjen Asep adalah saat ia menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri dan terlibat langsung dalam pengungkapan pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.
Kala itu, kasus pembunuhan ini dipenuhi banyak manipulasi, termasuk hilangnya CCTV di rumah dinas Ferdy Sambo, tersangka utama. Asep dan timnya memeriksa 16 saksi terkait penghilangan dan perusakan CCTV tersebut.
Asep juga mengungkap keterlibatan sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk Irjen Ferdy Sambo, dalam proses pemindahan DVR CCTV dan perusakan bukti penting.
Tim yang dipimpinnya turut memeriksa warga sipil hingga pejabat perwira menengah yang diduga ikut membantu skenario pembunuhan ini.
Hasil kerja kerasnya membuka jalan bagi penetapan Putri Chandrawathi sebagai tersangka, yang semula mengklaim sebagai korban kekerasan seksual. Polisi pun akhirnya membongkar seluruh skenario busuk Sambo yang selama ini ditutupi.
Sebagai Wakil Kepala Bareskrim Polri, Asep juga turut aktif dalam pemberantasan jaringan narkoba internasional. Salah satunya adalah memburu Fredy Pratama, gembong narkoba yang dikenal mengendalikan peredaran sabu dan ekstasi lintas negara dari Thailand.
Fredy diketahui menggunakan berbagai nama samaran seperti The Secret, Cassanova, Mojopahit, dan Airbag, serta sudah lama jadi target operasi Bareskrim Polri.
Asep memastikan bahwa timnya terus mengejar Fredy dan mengembangkan jejaringnya.
Sebanyak 58 anak buah Fredy telah ditangkap dan sejumlah aset miliaran rupiah berhasil disita, termasuk hasil pencucian uang dari bisnis haram tersebut.
Saat Pemilu 2024, Polri menggelar Operasi Nusantara Cooling System (NCS) untuk mendinginkan suasana politik agar tetap damai, aman, dan netral.
Irjen Asep dipercaya menjadi Kepala Operasi (Kaops) NCS, memimpin seluruh lini operasi preemtif dan preventif, baik di dunia nyata maupun ruang digital.
Langkah Asep tidak hanya teknis. Ia bahkan turun langsung ke lapangan, termasuk menemui tokoh agama seperti Ustaz Abdul Somad (UAS) di Pekanbaru, demi memastikan para tokoh bangsa bersatu menjaga kedamaian.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
