Sekretaris Utama Baznas Subhan Cholid (kiri) menandatangani kerja sama dengan Shuna
JawaPos.com - Indonesia berharap gencatan senjata di Gaza berlangsung dalam jangka waktu panjang. Bahkan jika memungkinkan bersifat permanen. Sehingga Gaza bisa segera memasuki fase rekonstruksi dan rehabilitasi, fasilitas publik yang rusak digempur Israel.
Saat ini Indonesia mulai berupaya memperluas penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bantuan tidak sebatas kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari. Tetapi juga bantuan pendanaan untuk membangun sekolah, masjid, hingga rumah sakit (RS) yang rusak.
Rencana tersebut disampaikan Sekretaris Utama Baznas Subhan Cholid. Untuk menjajaki upaya ikut rehabilitasi dan rekonstruksi Gaza, mereka bekerja sama dengan Shuna'u Al-Hayah (Life Makers Foundation). Sebuah lembaga NGO di Mesir. Pada tahap awal, Baznas menyalurkan donasi Rp 2 miliar untuk Palestina melalui Shuna'u Al-Hayah.
Subhan dalam keterangannya mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat Indonesia untuk rakyat Palestina akibat krisis kemanusiaan. "Melalui kerja sama dengan Shuna'u Al-Hayah, kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan," kata Subhan dalam keterangannya Jumat (14/2).
Dia mengatakan bantuan kemanusiaan untuk Gaza itu, harus disalurkan secara transparan dan akuntabel. Subhan menyebutkan, kolaborasi dengan Shuna'u Al-Hayah merupakan bagian dari strategi mereka dalam memperluas jangkauan program kemanusiaan global.
"Dengan adanya kerja sama ini, distribusi bantuan dapat dilakukan lebih efektif dan sesuai kebutuhan di lapangan," ujar Subhan.
Selain bantuan logistik, mereka juga tengah menyiapkan program jangka panjang. Yaitu mencakup berbagai aspek kebutuhan bagi warga Palestina yang terdampak. "Kami juga berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah. Insya Allah kita akan upayakan terus bantuan ini," ucapnya.
Subhan juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam program kemanusiaan Gaza. Dukungan dari masyarakat sangat berperan dalam memastikan lebih banyak bantuan yang bisa disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
Sementara itu Deputy CEO Shuna'u Al-Hayah Hamed Ibrahim Hamed menyambut baik kerja sama itu. Dia menegaskan pentingnya sinergi antar-lembaga dalam menghadapi krisis kemanusiaan global. "Dengan pengalaman yang kami miliki di lapangan, kami akan memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan masyarakat Indonesia tersalurkan secara tepat dan cepat," ucapnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
