
Ketua Yayasan SMP Islam Nurul Quran, Depok, Sofyan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto lewat program MBG membantu meringankan beban siswa-siswinya yang kurang mampu. (Istimewa)
JawaPos.com - Senyum gembira terpancar dari wajah Sofyan, Ketua Yayasan SMP Islam Nurul Quran, Kelurahan Kebayunan, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Senin (6/1).
Hal itu karena yayasan yang dipimpinnya mendapat kesempatan dikunjungi oleh jajaran staf Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) dan Gubernur Lemhanas, Ace Hasan Syadzily, saat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dimulai perdana secara bertahap.
Sofyan lantas mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Sebab, dengan adanya program MBG dapat membantu meringankan beban siswa-siswinya. Di mana, kebanyakan dari mereka berasal dari keluarga kurang mampu.
"Kami dari pihak yayasan juga mengucapkan terima kasih khususnya kepada Pak Presiden Prabowo yang telah memprogramkan makan gratis di sini. Mudah-mudahan biar lanjutlah supaya anak-anak itu bisa terbantu lah khususnya bagi yayasan. Tambah semangat juga kan belajarnya," ujar Sofyan kepada wartawan.
Sofyan menambahan, menu makanan yang disajikan dalam Program MBG ini juga sangat mempengaruhi kualitas daya pikir siswa-siswinya. "Karena kalau yang dari pesantren kan mungkin salah kadarnya makan-makannya. Jadi kalau ditambah ini kan akan lebih baik lagi menurut kami. Maksudnya mudah-mudahan ini kan bisa berlanjut," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui PCO meninjau pelaksanaan perdana program MBG ke sejumlah sekolah di Kebayunan, Tapos, Kota Depok, Senin (6/1).
Peninjauan turut dilakukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG setempat yang tengah menyiapkan makanan untuk dibagikan ke 16.000 siswa.
"Ada lima dapur di sini, dan masing-masing dapur melayani sekitar 3.000 murid. Dengan total 5 dapur ini melayani 16.000 anak-anak," kata Staf Khusus Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hafizhul Mizan.
Hafizhul mengatakan, ribuan porsi makanan bergizi gratis tersebut akan dibagikan ke setiap sekolah yang berada di radius 3,5 kilometer dari SPPG Kebayunan.
Setiap Dapur MBG dikelola oleh seorang kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala SPPG ini bekerja sama dengan seorang ahli gizi dan seorang akuntan untuk memastikan pengawasan ketat terhadap kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan.
