Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Januari 2025, 19.00 WIB

Menkop Budi Arie Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di SD Angkasa 5 Halim, Menunya Nasi Putih Hingga Ayam Teriyaki Tanpa Susu

Menkop Budi Arie Setiadi melakukan tinjauan secara langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di SD Angkasa 5 Halim. (Nurul F) - Image

Menkop Budi Arie Setiadi melakukan tinjauan secara langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di SD Angkasa 5 Halim. (Nurul F)

 
JawaPos.com - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi melakukan tinjauan secara langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di SD Angkasa 5 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin (6/1).
 
Berdasarkan pantauan JawaPos.com di lokasi, Menkop Budi tiba sekitar pukul 08.37 WIB usai melakukan tinjauan di dapur produksi dan langsung menyapa anak SD kelas 1 di sekolah tersebut.
 
Usai menyerahkan secara simbolis MBG kepada dua siswa, Menkop Budi langsung mempersilakan anak-anak untuk menyantapnya. Seluruh siswa kemudian antusias untuk menikmati hidangan yang menunya terdiri dari nasi putih, pisang, tumis buncis dan ayam teriyaki, tanpa susu.
 
 
 
Untuk diketahui, program Makan Bergizi Gratis ini diselenggarakan secara serentak di 26 provinsi di Indonesia dengan jumlah dapur mencapai 190 titik. Menkop mengatakan dirinya sendiri mendapatkan tugas untuk melakukan tinjauan di dapur dan sekolah yang berada di kawasan TNI Angkatan Udara (AU).
 
“Saya ini kan kebagian tugas untuk melihat langsung persiapan dan pelaksanaan MBG di Angkatan Udara di Halim Perdanakusuma,” kata Menkop Budi.
 
Tak hanya memantau di Halimperdanakusuma, ia pun melakukan video conference dengan sejumlah pelaksana di kawasan TNI AU. Mulai dari Lanud Adi Soemarmo Solo, Malang, dan Bandung.
 
“Saya tadi juga melakukan video conference dengan sejumlah pelaksana lain di Lanud Solo, Malang, Bandung,” jelasnya.
 
Lebih lanjut, Menkop juga menyampaikan bahwa MBG merupakan program strategis dari Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, melalui program ini sangat memperlihatkan kegotongroyongan hingga kesetiakawanan.
 
“Karena melalui mbg memunculkan kegotongroyongan, kesetiakawanan, tolong menolong, bahu membahu di seluruh komponen anak bangsa. Karena ini kan enggak bisa dikerjain sendiri. Petani juga enggak bisa ngerjain sendiri, chef juga engga bisa nyelesain sendiri, entar telur dan sayur gak dateng,” ujar Menkop.
 
“Jadi inilah bukti bahwa optimisme kita sebagai bangsa dan negara bahwa MBG ini adalah wujud dari kegotongroyongan kita sebagai anak bangsa karena semua komponen ikut. Mulai dari tukang masak, bapak TNI AU, petaninya, koperasinya. Jadi semua harus bekerja sama gotong royong,” pungkas dia.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore