
Turis asal Singapura mendapat pelecehan seksual di Braga, Bangung. (Istimewa).
JawaPos.com-Dua orang turis asal Singapura mengalami kejadian tak mengenakkan saat berkunjung ke Indonesia. Tepatnya di Jalan Braga, Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Keduanya mengalami pelecehan seksual oleh tiga orang remaja.
Turis tersebut merupakan pasangan suami-istri bernama Darien dan Joanna. Melalui unggahan instagram pribadinya, Darien mengaku bersedia memaafkan ketiga remaja tersebut, dengan syarat harus meminta maaf secara terbuka sebelum 11 Januari 2025.
"Kepada para pelaku insiden ini, kami bersedia untuk tidak memperkarakan kasus ini lebih lanjut ke ranah hukum dengan satu syarat. Anda para pelaku dalam insiden ini, harus memberikan permintaan maaf secara terbuka dan tulus sebelum tanggal 11 Januari 2025," kata Darien, Minggu (5/1).
Darien meminta kepada ketiga remaja itu untuk membuat rekaman video permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, warga Bandung dan secara pribadi terhadap dirinya dan Joanna. "Refleksi tentang apa yang akan Anda lakukan untuk berubah dan memastikan hal ini tidak terjadi lagi di masa depan," ujar Darien.
Video permintaan maaf itu harus dikirimkan melalui e-mail, sebelum 11 Januari 2025 ke email pribadi milik Darien. "Ini bukan tentang balas dendam, ini tentang menentang pelecehan seksual dalam bentuk apapun, yang seharusnya tidak dialami oleh siapa pun, baik wisatawan maupun warga lokal," tegasnya.
Sementara, tiga remaja asal Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung berinisial RF, RM, dan MCA telah menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf setelah berhasil diamankan Polrestabes Bandung, pada Jumat (3/1) malam.
Mereka membuat video permintaan maaf kepada turis asal Singapura tersebut. Dalam video itu ketiganya mengaku tak sengaja tangannya mengenai tubuh turis Singapura.
"Benar saya dan dua orang teman saya yang berada di video turis Singapura pada tanggal 29 Desember 2024, yang mana pada saat itu saya dan teman saya yang akan nobar Persib di Braga Sky," ucap salah seorang terduga pelaku pelecehan dalam rakaman video. "Kebetulan saat itu saya berjalan bersama dengan turis Singapura yang membuat video vlog. Ketika teman saya berjalan mengucapkan 'punten aa', mengenai tubuh turis tersebut," sambungnya.
Lebih lanjut, ketiga remaja itu menyampaikan permohonan maaf jika perbuatannya meresahkan turis asing dan masyarakat di Kota Bandung. "Maka dari itu kami memohon maaf atas kejadian tersebut. Apabila perbuatan saya tidak berkenan, mohon maaf kepada turis tersebut dan masyarakat kota Bandung. Sekali lagi kami meminta maaf atas kegaduhan Kota Bandung," katanya.
Sebagaimana diketahui, Polrestabes Bandung menangkap tiga remaja terduga pelaku pelecehan seksual terhadap dua turis asal Singapura di Jalan Braga, Bandung. Kepolisian menindaklanjuti terkait viralnya video yang diunggah melalui akun YouTube korban atas nama Darien dan Joanna. (*)
