Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Januari 2024 | 03.10 WIB

Mengenal Fakta Menarik Laut Merah yang Terhubung Kanal Suez, Salah Satu Jalur Pelayaran Tersibuk di Dunia

Ilustrasi kegiatan ekonomi di jalur laut (freepik.com) - Image

Ilustrasi kegiatan ekonomi di jalur laut (freepik.com)

JawaPos.com - Laut Merah yang terhubung dengan kanal Suez menjadi salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia.

Jalur ini menawarkan alternatif rute di sekitar Cape of Good Hope atau Tanjung Harapan, untuk menjaga stabilitas ekonomi dan politik di berbagai negara.

Laut merah menjadi lokasi yang penting dan strategis, terletak di antara benua Asia dan Afrika yang memisahkan Timur Tengah dan Timur Jauh, termasuk Eropa dan Asia.

Dilansir dari dryadglobal.com, letak geopolitik Laut Merah penting karena merupakan perbatasan alami antara pantai timur Afrika dan pantai bagian barat di semenanjung Arab.

Jalur tersebut penting, khususnya bagi transportasi minyak melalui Bab el-Mandeb di selatan hingga Suez di utara.

Jalur ini akan terus menjadi penting bagi transportasi minyak, selama minyak menjadi sumber energi utama belahan di dunia.

Selain itu, secara militer wilayah ini adalah rute navigasi negara-negara berbasis global, sehingga tidak jarang terjadi konflik maupun persaingan teritorial.

Secara ekonomi, Laut Merah memiliki peran penting karena cadangan minyak dan logam mulia terdapat di beberapa kawasan.

Selain itu, terdapat potensi besar kandungan seng, tembaga, perak, emas, dan unsur seperti kobalt, kadmium, hingga hidrokarbon, telah ditemukan di kedalaman Laut Merah yang terisolasi.

Kanal Suez

Kanal Suez merupakan jalur air buatan, yang menghubungkan Laut Mediterania ke Laut Merah. Terusan ini dibuka pada tanggal 17 November 1869 setelah pembangunan yang memakan waktu 10 tahun.

Dilansir dari earth.esa.int, terusan Suez memungkinkan kapal melakukan perjalanan antara Eropa dan Asia, khususnya bagian selatan.

Rute tersebut dapat memotong jarak dibandingkan harus berlayar melewati Afrika, sehingga dapat memangkas jarak antara Eropa dan India sekitar 7.000 kilometer.

Terusan Suez dikelola oleh Suez Canal Authority (SCA) atau Otoritas Terusan Suez di Mesir. Kanal ini memiliki panjang sekitar 120 mil atau 193 kilometer.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore