
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meninjau pembangunan gedung utama dan fasilitas pendidikan di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu (29/10).
JawaPos.Com— Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan (Menhan) RI, mengungkapkan Pemerintah Indonesia siap mengirim kapal rumah sakitnya untuk bersiaga di perairan sekitar Gaza. Kapal rumah sakit tersebut dikirim untuk merawat pengungsi korban-korban akibat perang.
Dilansir melalui ANTARA, Prabowo mengatakan Pemerintah Indonesia saat ini sedang berkoordinasi dengan negara-negara di sekitar Gaza, Palestina, termasuk di antaranya Mesir untuk mengirim bantuan kapal rumah sakit tersebut.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkuasa di situ, terutama Mesir dan negara-negara lain untuk memungkinkan korban-korban yang bisa kita evakuasi. Kemudian, kami akan berkoordinasi dengan pihak Mesir di sana, TNI siap mengirim kapal rumah sakit. Kapal rumah sakit standby di sana untuk memberi bantuan lebih banyak,” ujar Prabowo Subianto saat ditemui di Base Ops Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (4/11).
Prabowo juga menyampaikan pihaknya menginformasikan kepada Zuhair Al Shun selaku Duta Besar Palestina, bahwa Indonesia membuka semua rumah sakitnya untuk menerima pasien-pasien dari Palestina.
“Ini sudah kami sampaikan karena ini kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkuasa di situ, terutama Mesir mungkin dan negara-negara lain untuk memungkinkan korban yang bisa kita evakuasi,” ucap Prabowo.
Menhan RI juga mendampingi Presiden RI Joko Widodo meninjau keberangkatan dan melepas pengiriman bantuan kemanusiaan dari Pemerintah RI bersama TNI dan Polri, Palang Merah Indonesia, Baznas, Forum Zakat, dan masyarakat Indonesia untuk warga Palestina korban perang di Gaza di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Presiden Joko Widodo saat menyampaikan keterangan di depan wartawan menyebut bantuan dikirim pada hari sabtu yang dari Jakarta, merupakan tahap pertama dari dua tahap yang direncanakan.
“Ini adalah bantuan tahap pertama dibawa menggunakan tiga pesawat dan berisi 51,5 ton bantuan berupa bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, dan barang-barang logistik lainnya yang telah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Gaza,” kata Presiden Jokowi.
Dirinya mengatakan bantuan itu merupakan wujud solidaritas dan kepedulian Indonesia terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza. “Tragedi kemanusiaan di Gaza tidak dapat diterima dan harus sesegera mungkin dihentikan,” ujar Presiden Jokowi.
Bantuan-bantuan dari Indonesia itu diangkut menggunakan dua Pesawat C-130 Hercules dari TNI AU dan satu Pesawat Boeing 737 yang disewa Mabes Polri.
Terdapat sebanyak 42 Total kru pesawat dari TNI AU yang berangkat dalam misi kemanusiaan dan ditambah dua perwira menengah TNI dari Kementerian Pertahanan RI.
Diketahui rute penerbangan pesawat nantinya dari Jakarta, kemudian transit di beberapa negara, dan mendarat di El Arish, Mesir.
Untuk kemudian bantuan tersebut diangkut melalui jalur darat yang dalam pengirimannya dibantu Bulan Sabit Merah Mesir dan kemudian diserahkan ke Badan PBB untuk disalurkan kepada pengungsi di Palestina (UNRWA).

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
