
Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. I Gede Nyoman Antara (belakang pakai rompi). ANTARA/Rolandus Nampu
JawaPos.com – Rektor Universitas Udayana (Unud), I Nyoman Gde Antara, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, pada Senin (9/10).
I Nyoman Gde Antara diketahui terlibat tindak korupsi dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), seleksi mahasiswa baru jalur mandiri Universitas Udayana, yang terungkap beberapa bulan lalu.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati, Bali Putu Agus Eka Sabana Putra, mengatakan bahwa pihaknya akan menahan tersangka I Nyoman Gde Antara selama 20 hari ke depan.
“Mulai hari ini, penyidik melakukan penahanan para tersangka selama 20 hari ke depan di Lapas Kerobokan,” kata Putu.
Selain I Nyoman Gde Antara, Kejati Bali juga menetapkan beberapa orang lainnya yang terkait kasus ini sebagai tersangka, di antaranya IKB, IMY dan NPS.
Ketiganya merupakan pejabat di lingkup Rektorat Unud, yang kemudian juga dilakukan penahanan.
“Dasar penahanan adalah untuk memperlancar pemeriksaan yang diperlukan dalam waktu pemeriksaan keterangan yang diperlukan oleh penyidik,” imbuhnya.
Putu menjelaskan, keempat pejabat di lingkup Rektorat Unud itu ditetapkan sebaga tersangka berdasarkan hasil penyidikan, saksi-saksi, dan barang bukti yang dihimpun.
Dikatakan, I Nyoman Gde Antara yang merupakan Rektor Unud periode 2021-2025 itu, memiliki peran besar dalam kasus ini.
Konon, ia berlaku sebagai Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri Tahun 2018-2020.
***

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
