
Trailer film animasi "Merah Putih One for All". (YouTube: Historika Film)
JawaPos.com - Film animasi Merah Putih One for All terus menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Kali ini, giliran produser terkemuka, Hanung Bramantyo, yang memberikan pendapatnya.
Hanung mengatakan, dengan budget yang hanya Rp 7 miliar untuk membuat film animasi, hasilnya akan tetap jelek. Dia menyampaikan hal ini pada akun Threads-nya, @hanungbramantyo, seperti dilihat pada Senin (11/8).
“Budget Rp 7 miliar untuk film animasi, potong pajak 13 persen (jadi) kisaran Rp 6 miliar, sekalipun tidak dikorupsi, hasilnya tetap JELEK!!!,” kata Hanung.
Dia menjelaskan, untuk pembuatan film animasi harus berada di angka Rp 30-40 miliar. Hal ini pun diluar promosi dan harus dikerjakan dengan jangka waktu yang cukup panjang yakni 4-5 tahun.
“Budget Rp 6 miliar hanya sampai tingkat Previs (kumpulan storyboard berwarna yang digerakkan sebagai panduan Animator). Kalau itu yang ditayangkan, sudah pasti penonton akan resisten. Ibarat membangun rumah, belum dipelur semen dan lantainya masih cor-coran kasar,” tukas dia.
Sinopsis singkatnya, Film Merah Putih One For All berkisah tentang delapan anak dari beragam latar budaya, Betawi, Papua, Medan, Tegal, Jawa Tengah, Makassar, Manado, dan Tionghoa, yang terpilih menjadi anggota Tim Merah Putih di sebuah desa.
Mereka tengah mempersiapkan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia, dengan tugas utama menjaga Bendera Pusaka yang selalu dikibarkan saat upacara 17 Agustus.
Tiga hari sebelum peringatan berlangsung, bendera tersebut menghilang secara misterius. Demi menemukannya, mereka harus menyingkirkan perbedaan, menembus sungai, hutan, dan badai, serta mengendalikan ego masing-masing. Semua dilakukan demi satu misi penting yakni memastikan bendera Merah Putih tetap berkibar di Hari Kemerdekaan.
Melalui keberanian, kerja sama, dan rasa cinta pada Tanah Air, mereka membuktikan bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang menyatukan.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
