Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Oktober 2024 | 01.51 WIB

Sempat Terjadi Penembakan di Lokasi Syuting oleh Alec Baldwin, Film Rust Tayang Perdana November Mendatang

Sinematografer Halyna Hutchins, yang meninggal usai tertembak Alec Baldwin di lokasi syuting film Rust. (People) - Image

Sinematografer Halyna Hutchins, yang meninggal usai tertembak Alec Baldwin di lokasi syuting film Rust. (People)

 
JawaPos.com - Masih ingat dengan insiden penembakan yang terjadi secara tidak sengaja di lokasi syuting film Rust yang dilakukan oleh aktor Alec Baldwin beberapa tahun silam? Kejadian itu diketahui menewaskan Sinematografer Halyna Hutchins.
 
Sekedar informasi, aktor Alec Baldwin tanpa sengaja membunuh sinematografer di lokasi syuting beberapa tahun silam. Awalnya, Alec Baldwin berlatih mengeluarkan senjata dari holster (sarung senjata). Dia pun mengarahkannya ke kamera dan melepaskan tembakan. Properti yang disebut aman itu ternyata melukai bagian dada Halyna Hutchins dan membuatnya tewas di rumah sakit beberapa jam setelah kejadian. 
 
Film Rust akhirnya akhirnya akan tayang perdana pada bulan November 2024 mendatang. Film Rust akan melakukan pemutaran perdana di Festival Camerimages di Polandia sekaligus untuk menghormati karya indah dari Haylna Hutchins.
 
 
"Hampir tiga tahun setelah kematian tragis Halyna Hutchins, seorang sinematografer Ukraina yang merupakan bagian dari keluarga festival, Camerimage siap menghormati dan mengingatkan dunia tentang warisannya," kata pihak festival dalam siaran pers dikutip dari People.
 
Menurut direktur fotografi Bianca Cline, yang menggantikan mendiang Halyna Hutchins melanjutkan pekerjaannya, pemutaran film Rust di festival tersebut adalah untuk menghormati sekaligus mengenang karyanya yang paling indah.
 
"Kami ingin melakukan ini untuk menghormatinya dan memastikan bahwa orang-orang dapat melihat apa yang sedang dikerjakannya. Menurut saya, ini adalah film terbaiknya. Menurut saya, ini adalah filmnya yang paling indah, dan saya telah menonton semuanya," ujarnya.
 
Dia juga mengatakan, Festival Camerimages dianggap sebagai tempat yang paling tepat untuk melakukan pemutaran perdana film Rust.
 
"Yang keren dari festival ini adalah festival film yang paling dikenal luas yang hanya berfokus pada sinematografi. Dan menurut saya, salah satu hal tentang film ini adalah tidak ada yang tahu apa pun tentang Halyna. Semua orang hanya tahu tentang kematiannya, dan itu menyedihkan karena dia sinematografer berbakat," tuturnya 
 
Cline juga mengatakan, ibunda Halyna Hutchins, Olga Solovey, dan saudara perempuannya, Svetlana Zemko, sudah sangat menantikan film Rust dirilis supaya karya terakhir almarhumah bisa diketahui publik luas. 
 
"Mereka sangat gembira.Ibu Halyna mungkin adalah pendukung terbesar film tersebut. Ia ingin film itu dibuat karena ia tahu betapa pentingnya film itu bagi Halyna," katanya. 
 
Setelah pemutaran perdana film Rust di Polandia, akan ada diskusi panel dengan sutradara Joel Souza, Cline, dan Stephen Lighthill yang merupakan mentor Halyna dari sekolah filmnya, AFI.
 
Diskusi tersebut akan berbicara tentang gaya visual unik yang dikembangkan Halyna di lokasi syuting dan juga menjelaskan bagaimana Bianca Cline mengambil alih pekerjaannya dan berhasil meniru gaya Halyna dengan luar biasa.
 
Selain itu, kisah Halyna akan menjadi titik awal untuk perbincangan lebih jauh tentang peran perempuan dalam sinematografi hingga standar keselamatan di lokasi syuting.
 
"Kematiannya menegaskan betapa berbahayanya hal itu. Ada perbedaan antara merasa berbahaya dan kemudian merasa, oh ya, itu sangat berbahaya."
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore