Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 September 2023 | 22.50 WIB

Anggota DPR Ace Hasan Dikritik Tajam Usai Minta Penghentian Penayangan Film His Only Son

Juru Bicara Tim Kampanye Nasiona (TKN)l Jokowi-Ma - Image

Juru Bicara Tim Kampanye Nasiona (TKN)l Jokowi-Ma

 
JawaPos.com - Film His Only Son menuai kontroversi beberapa hari belakangan setelah anggota DPR Ace Hasan Syadzily meminta penghentian penayangan film yang baru masuk ke Indonesia pada 30 Agustus 2023.
 
Netizen di media sosial gerah dengan pernyataan Ace Hasan dianggap tidak menghormati perbedaan. Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu pun mendapat kritikan tajam di media sosial dari netizen,  termasuk di akun media sosial X yang dulunya bernama Twitter.
 
"Hanya karena di film His Only Son Ibrahim diperintah mengorbankan Ishak versi Kristen, bukan bukan Ismail versi Islam, bukan berarti filmnya harus di-takedown. Indonesia bukan negara Islam Pak, Kristen juga ada yang diakui di negeri ini," komentar salah satu  warganet.
 
 
Dia menegaskan bahwa merupakan hak asasi dari umat Kristen untuk menikmati film tentang kisah Ibrahim versi cerita agama mereka sendiri.
 
"Kalau bapak tidak setuju cukup tidak usah nonton. Kalau di-takedown filmnya, itu sama sama menindas hak asasi umat beragama lain. Kalau filmnya dilarang, apa kitab injil mau dilarang juga karena isinya tidak sesuai dengan versi Islam?," imbuhnya.
 
Netizen lain berkomentar senada. Film ini harus dipahami sesuai dengan konteks dan latar belakang filmnya dibuat. Dengan demikian, akan lebih bijaksana dalam memberikan penilaian. 
 
 
"Ini film versi Alkitab, pertanyaannya kenapa mesti di-takedown? Namanya juga beda keyakinan Pak, saling menghormati yuk," ujar yang lainnya.
 
Netizen lainnya menyebut argumen Ace Hasan Syadzily  lemah sehingga tidak harus diikuti oleh pihak bioskop untuk dilakukan takedown atau penghentian penayangan.
 
"Masalahnya argumen Bapak lemah. Kan sumber film itu bukan dari agama yang Bapak anut. Lagian tidak ada paksaan umat agama yang Bapak anut nonton His Only Son," ujar salah satu warganet.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore