
KREATOR: Musisi Kukuh Prasetya Kudamai mengaku masih punya stok enam lagu yang terkait mendung dan hujan. (KUKUH PRASETYA KUDAMAI FOR JAWA POS)
Mendung tanpo Udan mengemas impian sederhana yang kandas. Hubungan yang berlangsung lama, penuh putus-nyambung, dan tidak berakhir di pelaminan. Angan-angan aku moco koran sarungan, kowe blonjo dasteran pun batal terwujud.
---
MUSISI Kukuh Prasetya Kudamai ingat, Mendung tanpo Udan lahir saat dirinya menganggur. Saat itu, dia ada di Jakarta. Mendung gelap, seakan bakal hujan deras. Ketika itu, dia sedang nongkrong di kosnya.
”Saya lihat langit, lalu melamun. Kira-kira, mendung ini mengibaratkan apa ya? Tiba-tiba, teman saya bilang ’Kuh, tolong jemuranku ya. Aku tak Zoom dulu,” kata Kukuh. Dari situlah muncul daster dan sarung di lirik lagu. Alhasil, Kukuh pun menyapa penggemarnya dengan sebutan sobat sarungan dan dasteran.
Di Mendung tanpo Udan, Kukuh meminjam kisah teman sekampusnya. Kisahnya mewakili banyak hubungan cinta banyak orang. ”Pas pacaran pasti punya angen-angen. Tapi, kenyataannya, setelah kuliah malah putus. Beda jalan,” ungkap Kukuh.
Photo
MELEJIT: Musisi Helarius Dari Indrajaya dengan cerdik mengaransemen ulang Mendung tanpo Udan hingga diterima berbagai lapisan masyarakat. (Ndarboy Genk for Jawa Pos)
Setelah lirik lengkap, alumnus ISI Jogjakarta itu lalu menggarap musiknya. Dari awal, dia memang merencanakan aransemen pop. ”Harapannya, bisa disukai banyak orang dan dinikmati kapan saja. Banyak yang bilang, lebih pas disebut indie,” lanjutnya.
Mendung tanpo Udan disebut Kukuh ”anak pertama”. Sementara itu, ”anak kedua” adalah Pas Arep Udan Gede.
Nah, Mendung tanpo Udan itu, rupanya, menarik musisi Helarius Daru Indrajaya atau Ndarboy Genk. Daru (sapaan Helarius Daru Indrajaya) meminta izin untuk cover lagu Mendung tanpo Udan dalam versi dangdut. Dan, Daru butuh setengah tahun untuk meyakinkan Kukuh agar mendapat izin menggarap Mendung tanpo Udan dalam versi dangdut. ”Saya anggap, titip anak saya ke pakdenya. Yang penting, karya saya dijaga,” kata Kukuh.
Ternyata keputusan tersebut berbuah manis. Selama beberapa pekan, Mendung tanpo Udan selalu ada di lima besar trending musik YouTube. Di Spotify, posisinya pun aman di Top 50. Lagu tersebut tak kalah dengan musik pop maupun K-pop.
Daru mengakui, kesuksesan itu adalah hasil gotong royong banyak orang. Dari lagu milik teman, ”dibesarkan” bersama teman. ”Di awal rilis, naik, sempat hilang (dari chart, Red), terus trending sampai sekarang,” kata Daru
Mendung tanpo Udan versi dangdut Ndarboy Genk kembali meledak setelah cover TikTok oleh DC Ambyar. Di YouTube, lagu galau itu kembali ”naik” setelah kolaborasi dengan Denny Caknan bulan lalu. Daru menceritakan, dirinya jatuh hati dengan Mendung tanpo Udan sejak pertama dengar. ”Liriknya ’seksi’ dan unik. Terlalu relate dengan banyak kisah cinta monyet di luar sana. Sudah punya harapan, ndilalah putus,” jelas Daru.
Musisi yang tergabung di Mabes Balker tersebut menyatakan tak mengutak-atik karya Kukuh. ”Cuma penggalan, ritme, dan cara nyanyi saja yang mengikuti gaya Ndarboy,” tutur Daru.
Daru mengakui, Mendung tanpo Udan bukan karya pertamanya yang berhasil di tangga lagu. Sebelumnya, ada Balungan Kere dan Wong Sepele. Dia menilai, lagu berbahasa daerah –baik Jawa maupun bahasa daerah lainnya– tengah naik.
Daru optimistis, dangdut Jawa pun bakal panjang umur. ”Kan, dangdut is the music of my country. Tapi, balik ke senimannya lagi. Apakah mereka konsisten dan mau mengenalkan musik daerah?” lanjutnya.
Dia mengaku bangga ketika lagu-lagunya ”masuk” ke telinga pendengar asal ibu kota. ”Mereka enjoy, walau ya ada bingungnya. Kalau kulino, saya yakin mereka juga bakal mau belajar bahasa Jawa,” paparnya.
Kukuh dan Daru tak bakal mandek setelah keberhasilan Mendung tanpo Udan. Kukuh menyiapkan sekitar enam lagu yang masih berputar tentang cerita hujan dan mendung. Namun, temanya tak hanya putus cinta. Hujan dimaknai dengan luas. ”Ada orang yang nganggep hujan itu musibah, ada yang bilang enak buat rokokan. Tapi, lanjutannya belum tak kasih tahu,” ucap Kukuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Prediksi Skor Malaga vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Super Depor Bisa Curi Poin
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Racing Santander di Liga Spanyol 2026/2027: Azulones Rawan Kecolongan!
Prediksi Skor Bologna vs Lazio di Liga Italia 2026/2027: Misi Sulit Gattuso Bersama Biancocelesti
