
Kelompok Penerbang Roket di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (15/11).
JawaPos.com - Kelompok Penerbang Roket berkesempatan mencatat sejarah di Gedung Kesenian Jakarta. Band rock tersebut berkesempatan tampil dalam A Night at Schouwburg, sebuah pertunjukan yang mengangkat musikalitas dan aksi panggung terbaik musisi populer Indonesia. Pertunjukan ini sangat spesial karena musisi langsung merekam penampilan secara live untuk kemudian dirilis.
Acara A Night at Schouwburg pertama bergulir sejak 2008. Pada saat itu band pop Naif menjadi penampil di teater legendaris Gedung Kesenian Jakarta dan menjadi salah satu pertunjukan terbaik mereka.
Setelah sekian lama, kini A Night at Schouwburg siap kembali digelar. Kolektif Jababa yang terdiri dari Emil Naif, Coki Singgih, Chico Hindarto, dan Aria Baja yang kini menggarapnya.
Untuk edisi mutakhir ini, acara A Night at Schouwburg bakal berlangsung pada 17 Desember 2017. Musisi yang spesial dihadirkan yakni Kelompok Penerbang Roket. Trio yang diisi Rey, Coki, dan Viko ini dipilih karena kesuksesan mereka menampilkan musik rock di era sekarang ke kancah nasional.
"Kurasinya ngga main-main, berbagai jenis musik dan musisi yang inspiring dan kami ketemu trus dikasihnya dengan Kelompok Penerbang Roket," kata Emil dari Jababa saat jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (16/11).
"Audiens yang pengin dengar lagu mereka yang belum rilis atau sulit dibawain di panggung normal bisa di A Night at Schouwburg. Semoga ngga ada pagar itu, jadi audiensnya puas," sambungnya.
Panggung A Night at Schouwburg sangat penting bagi Kelompok Penerbang Roket. Apalagi mereka menjadi band rock pertama untuk tampil dan merekam album secara live di teater legendaris Gedung Kesenian Jakarta.
"Kami ngga pernah kepikiran main di tempat bersejarah gitu. Kami bertiga selalu ambisius sama hal yang baru. Akhirnya bisa lebih berekspresi dalam bermusik, seperti aransemen lagu yang harus disesuaikan dengan tempat," jelas Viko.
Kelompok Penerbang Roket berencana tampil sekitar dua jam lebih. Materi yang dibawakan dan direkam mulai dari lagu-lagu album awal hingga yang terbaru. Tentunya nanti akan banyak kejutan seperti kolaborasi yang ditampilkan pemilik album Teriakkan Bocah tersebut. Lagu-lagu itu juga diaransemen khusus untuk panggung tersebut.
"Ada banyak lagu yang akan kami tampilin di A Night at Schouwburg. Lagunya termasuk lagu yang jarang dibawain, jadi sangat spesial," ucap Coki.
"Kami cuma melakukan tampil dan rekam live kayak gini cuma sekali. Ngga akan pernah lagi," sambung Rey.
Pertunjukan Kelompok Penerbang Roket di A Night at Schouwburg pada 17 Desember 2017 bakal direkam keseluruhannya. Hasilnya nantinya dirilis dalam bentuk CD dan piringan hitam dalam jumlah terbatas.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
