
TANTRI KOTAK - DOK. TANTRI KOTAK
BAGI Tantri Kotak, gaya berpakaian memengaruhi kepercayaan diri si pemakai. Karena itu, dia konsisten menganut gaya berpakaian yang simpel, namun tetap trendi.
Dihubungi melalui sambungan telepon kemarin (29/5), vokalis band yang telah menelurkan banyak hit itu mengaku menganut gaya streetwear dalam berpakaian sehari-hari. Perpaduan kaus atau kemeja dengan celana jins atau kulot. Ditambah hijab segitiga simpel yang hanya diikat di bagian belakang leher.
”Soalnya, aku tipe orang yang aktif banget dan mudah berkeringat. Jadi, pasti pilih pakaian yang nggak ribet,” katanya.
Kendati demikian, dia memiliki batasan dalam memilih jenis atau model pakaian yang dikenakan. Yakni, tidak membentuk lekuk tubuh.
Ketika manggung, dia terbiasa memadupadankan pakaian dengan menambah inner atau manset untuk menutup lengan. ”Simpel aja, tinggal mix and match. Luarannya pakai kaus pendek,” ujar perempuan yang berhijab sejak 2018 tersebut.
Perihal warna, hitam tetap mendominasi gaya berpakaian istri Arda Naff tersebut. Namun, belakangan, Tantri bersama dua kawan sebandnya, Chua dan Cella, memberikan sentuhan warna cerah di setiap penampilan. Tujuannya, mengubah stereotipe masyarakat bahwa musik rock identik dengan warna gelap.
”Pengin ngasih tau aja kalau rocker tuh juga cocok dengan sentuhan warna-warni. Akhir-aknir ini aku malah lagi suka baju kuning,” ucap dia, lalu tertawa dengan suara khasnya yang serak.
Di sisi lain, Tantri mengaku tidak tahu betul mengenai jenis bahan pakaian yang biasa dikenakannya. Kendati demikian, dia meyakini mayoritas pakaian yang dikenakannya berbahan katun.
Dia juga bukan tipikal orang yang brand minded. ”Yang penting suka dan nyaman bahannya. Pas ketemu di pasar ada yang bagus, ya aku beli,” ujarnya.
Photo
Ronal Surapradja. (Dok. Ronal Surapradja)
Di sisi lain, ada presenter Ronal Surapradja yang selalu tampil total dalam berbusana saat beribadah. Sebab, busana laki-laki umumnya ”monoton” dan bisa dibilang membosankan lantaran modelnya yang itu-itu saja.
Dia berinisiatif membuat celana sarung dengan sentuhan lurik dan tenun. ”Saya memang punya ketertarikan tersendiri dengan kain-kain Nusantara,” kata Ronal.
Baca juga: Produsen-Konsumen Harus Berjuang untuk Halal dan Berkah
Awalnya, celana sarung tersebut dibuat untuk penggunaan pribadi. Namun, siapa sangka, karyanya itu justru disukai banyak orang. Sampai akhirnya berbuah menjadi usaha yang kini dijalani bernama Lawlaka.
Bisnis fashion muslimnya itu dulu hanya berfokus pada setelan sarung dan kemeja salat untuk laki-laki. Tapi, sekarang merambah pula ke pakaian muslimah. Ronal menjelaskan, produknya itu tidak full menggunakan lurik atau tenun. Namun, dengan perpaduan kain polos.
”Saya nggak suka kalau full kayak bapak-bapak banget,” ujar pria yang juga dikenal sebagai aktor dan musisi itu.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
