Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Oktober 2025, 00.33 WIB

Bermain Payet, Busana Kasual Tampil Beda dengan Desain Multifungsi

Ilustrasi tank top kasual. (ist) - Image

Ilustrasi tank top kasual. (ist)

JawaPos.com – Menjamurnya busana dengan merek lokal memang memberikan banyak pilihan bagi pencinta mode. Namun, untuk bisa dilirik dan bersaing, para brand harus memiliki koleksi pembeda dan unik dari busana yang lain.

Seperti yang dilakukan mahasiswa BINUS Naomi Hilya dan Shanelle Callista Hendra lewat brand SANANE. Hadir lewat koleksi kasual, karya keduanya jelas memiliki konsep yang unik. Misalnya tank top kasual yang dipermanis dengan aplikasi payet berwarna-warni.

“Kalau polosan aja kan boring, jadi kita tambahin elemen-elemen ini biar tetap casual, tapi ada sesuatu yang beda,” jelas Shanelle baru-baru ini.

Selain payet, SANANE juga memiliki basic collection dengan desain multifungsi. Diungkapkan Shanelle, desain multifungsi ini misalnya terlihat dalam model cascade yang bisa dipakai sebagai dress atau atasan. Lalu ada pula koleksi dengan detail karet di bagian belakang agar lebih nyaman untuk berbagai bentuk tubuh.

Mereka pun sudah menyiapkan rencana untuk mengeksplor bahan dan model lain, namun tetap dengan sentuhan khas yang mereka bangun sejak awal. Warna-warna dasar seperti hitam dan putih jadi pilihan utama, sehingga koleksi ini fleksibel untuk di-mix and match.

Uniknya, SANANE tidak hanya fokus pada desain. Mereka juga menyoroti pemberdayaan. Produksinya melibatkan ibu-ibu rumah tangga yang bisa bekerja dari rumah tanpa meninggalkan peran utama mereka. Hal ini sejalan dengan semangat banyak fashion brand masa kini yang menekankan nilai keberlanjutan dan komunitas.

“Kita pengin ibu-ibu daerah bisa tetap punya penghasilan meskipun kerjanya dari rumah,” kata Naomi.

Dikenal lewat Instagram dan TikTok, kini keduanya sedang mempersiapkan toko resmi di platform e-commerce tanah air agar bisa menjangkau pasar lebih luas. 

“Kadang orang masih nganggep fashion design itu cuma soal bikin baju cantik. Padahal kita juga belajar bagaimana menjual, memasarkan, sampai membangun brand,” jelas Shanelle.

Tampil di Event Bergengsi

Meski masih berusia sangat muda, brand SANANE menembus kurasi ketat Sunday Space Market. Bagi Naomi dan Shanelle, kesempatan ini jadi validasi bahwa karya mereka punya tempat di pasar. 

“Kita pengin lihat gimana respons orang terhadap motif-motif baru. Kalau banyak yang suka, bisa jadi kita launch koleksi berikutnya,” ujar mereka.

SANANE adalah satu dari sekian banyak contoh lahirnya entrepreneur muda dari lingkungan kampus. Dengan berbagai program enrichment dan track khusus entrepreneurship, BINUS membuka ruang bagi mahasiswanya untuk bereksperimen dan tumbuh sebagai pengusaha.

Naomi dan Shanelle membuktikan bahwa passion bisa bertemu dengan peluang, lalu melahirkan sesuatu yang lebih besar dari sekadar tugas kuliah. Dari sebuah ide sederhana, lahirlah SANANE, fashion brand yang kini berdiri di tengah sorotan event besar dan pasar Jakarta.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore