
Tips membangun kebiasaan baik ala Maudy Ayunda (YouTube Maudy Ayunda)
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa frustasi karena selalu gagal menjalankan resolusi tahun baru? Atau mungkin Anda ingin mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, namun sulit untuk konsisten?
Membangun kebiasaan baru memang tidak mudah, tetapi dengan pendekatan yang tepat, Anda bisa melakukannya.
Penyanyi sekaligus edukator, Maudy Ayunda membagikan ceritanya tentang bagaimana menjadi seseorang yang lebih disiplin. Penyanyi lulusan Stanford tersebut, membahas sebuah buku berjudul "Better Than Before" karya Gretchen Rubin.
Dalam buku tersebut, Gretchen Rubin memberikan wawasan menarik tentang bagaimana membangun kebiasaan yang konsisten dan efektif.
Dikutip dari Youtube Maudy Ayunda, Kamis (8/1), berikut 3 trik rahasia membangun kebiasaan yang bisa kamu coba agar lebih terorganisir dan produktif.
Langkah pertama dalam membangun kebiasaan adalah memahami pola kebiasaan diri sendiri. Rubin memperkenalkan "4 Kerangka Kecenderungan," yang membagi orang ke dalam empat kategori berdasarkan cara mereka merespons ekspektasi, yaitu:
Upholders: Mudah menanggapi ekspektasi, baik dari diri sendiri maupun orang lain.
Questioners: Hanya menanggapi ekspektasi yang mereka anggap masuk akal.
Rebels: Cenderung melawan semua ekspektasi, termasuk dari diri sendiri.
Obligers: Fokus pada memenuhi ekspektasi orang lain, tetapi sering mengabaikan kebutuhan pribadi.
Mengetahui kecenderungan ini akan membantumu menemukan pendekatan yang paling efektif untuk membangun kebiasaan baru sesuai karaktermu.
Kebanyakan dari kita mencoba mengubah kebiasaan secara drastis karena ingin mencapai target tertentu, seperti menurunkan berat badan atau meningkatkan produktivitas. Sayangnya, perubahan besar sering kali sulit bertahan lama. Maka dari itu, penting menerapkan pola pikir dari "mengubah" menjadi "membangun."
Caranya mulailah dengan langkah kecil yang bisa kamu lakukan secara konsisten. Misalnya, berjalan kaki 10 menit setiap hari lebih mudah dilakukan dibanding langsung menargetkan lari maraton. Konsistensi adalah kunci utama dalam membentuk kebiasaan yang berkelanjutan.
Salah satu konsep menarik dari buku ini adalah pentingnya menjadwalkan waktu khusus untuk merasa cemas. Ketika dengan memberi ruang untuk menghadapi rasa takut atau stres, kita menjadi lebih mudah membuat keputusan dan melanjutkan hidup. Rubin juga merekomendasikan strategi coupling, yaitu menggabungkan aktivitas menyenangkan dengan tugas yang kurang disukai. Misalnya, cuci piring setelah menonton film favorit. Dengan cara ini, kebiasaan baik akan terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Membangun kebiasaan memang membutuhkan kerja keras, tetapi dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa menciptakan perubahan besar dalam hidupmu. Jadi, mulai dari mana hari ini? Pilih satu langkah kecil dan lakukan dengan konsisten. Selamat mencoba!

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
