Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 September 2024 | 14.10 WIB

Cara Praktis Menjalani Frugal Living, Bakal Membawa Anda Satu Langkah Lebih Dekat dengan Hidup Kaya

Ilustrasi: Merencanakan pengeluaran adalah bagian menjalani frugal living. (Pexels) - Image

Ilustrasi: Merencanakan pengeluaran adalah bagian menjalani frugal living. (Pexels)

JawaPos.com - Frugal Living adalah gaya hidup hemat yang fokus pada pengelolaan keuangan secara bijak dan efisien, dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan memaksimalkan penggunaan sumber daya yang ada.

Prinsip ini bukan tentang hidup serba kekurangan, melainkan memprioritaskan kebutuhan esensial dan menghindari pengeluaran berlebihan pada hal-hal yang kurang penting. Orang yang menjalani frugal living biasanya lebih berhati-hati dalam berbelanja, mencari cara untuk menghemat, dan menghargai nilai barang yang dimiliki.

Dalam frugal living, penting untuk memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan adalah hal-hal yang wajib dipenuhi, seperti makanan, tempat tinggal, dan kesehatan, sementara keinginan cenderung berhubungan dengan barang-barang atau layanan yang sifatnya opsional atau mewah, seperti hiburan, fashion terbaru, atau perjalanan.

Gaya hidup hemat mengajarkan seseorang untuk fokus pada hal-hal yang benar-benar diperlukan, dan mengurangi keinginan impulsif yang sering kali hanya menambah beban finansial. Menjalani gaya hidup hemat juga tidak berarti mengorbankan kualitas hidup.

Sebaliknya, banyak orang yang merasa lebih puas karena mereka bisa mengontrol keuangan mereka dengan lebih baik. Dengan menabung dan menghindari utang, mereka dapat mencapai kebebasan finansial lebih cepat dan memiliki ketenangan pikiran dalam jangka panjang. Selain itu, gaya hidup hemat juga bisa menginspirasi kreativitas, karena sering kali kita didorong untuk mencari solusi alternatif yang lebih murah namun tetap efektif.

Dilansir dari laman Checkcity.com, berikut 15 penerapan frugal living yang mudah diterapkan oleh siapa saja.

1. Bedakan Pengeluaran Penting dan Kebutuhan Mewah

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memisahkan antara pengeluaran yang benar-benar penting dengan pengeluaran mewah. Pengeluaran penting mencakup kebutuhan dasar seperti sewa rumah, makanan, dan transportasi, sedangkan pengeluaran mewah mencakup hal-hal yang tidak wajib seperti makan di restoran atau liburan. Prioritaskan pengeluaran penting dan kurangi yang tidak perlu.

2. Pangkas Pengeluaran

Buat daftar hal-hal yang bisa dikurangi atau diganti. Contohnya, berhenti berlangganan beberapa layanan streaming atau memilih pakaian di toko yang lebih murah. Langkah-langkah kecil ini akan membantu Anda menghemat lebih banyak uang secara bertahap.

3. Batasi Pengeluaran dengan Budget

Tentukan batas pengeluaran dengan menggunakan metode seperti kartu prabayar atau sistem amplop untuk membagi uang ke dalam kategori anggaran tertentu. Ini membantu Anda tetap pada jalur pengeluaran yang sudah direncanakan.

4. Simpan Struk dan Catat Pengeluaran

Selalu simpan struk untuk melacak pengeluaran. Anda juga bisa menggunakan aplikasi pengelola anggaran untuk mengatur semuanya. Catatan yang rapi juga berguna saat musim pajak tiba.

5. Pikir Dua Kali Sebelum Membeli

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore