Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 September 2024 | 19.53 WIB

Jika Kamu Ingin Menanamkan Harga Diri yang Tinggi Si Buah Hati, Ucapkan Selamat Tinggal Pada 6 Kebiasaan Ini

Potret si buah hati yang memiliki harga diri yang tinggi. - Image

Potret si buah hati yang memiliki harga diri yang tinggi.

JawaPos.com - Menjadi orang tua yang bijak, tentunya bukan dengan cara keras dalam mendidik si buah hati agar ia tumbuh menjadi anak baik, pintar, dan sukses di masa depan.

Dalam mendidik si buah hati ini perlu ilmu serta pemahaman yang cukup dalam, selain itu kesabaran juga sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan perubahan zaman saat ini.

Terkadang, paham-paham patriarki atau parenting dengan cara keras akan membuat mereka memiliki harga diri yang rendah. Sehingga mereka tidak memiliki keberanian cukup tinggi dalam menghadapi tantangan kedepan.

Melansir dari laman Hack Spirit, jika kamu ingin menanamkan harga diri yang tinggi si buah hati, ucapkan selamat tinggal pada 6 kebiasaan ini :

1. Kritik Terus Menerus

Kesalahan merupakan bagian dari kehidupan manusia, hal itu bisa saja dilakukan oleh anak-anak, remaja, hingga dewasa. Oleh karena itu, kamu harus membiarkan mereka ketika melakukan kesalahan dan bangkit kembali dengan percaya diri.

Alih-alih selalu menyalahkan dan seolah-olah kesalahan itu bagian permanen dari kepribadian mereka. Misalnya saat si buah hati menumpahkan air susu, ajarilah ia untuk membersihkannya dengan kain.

2. Membandingkan dengan Orang Lain

Ada beberapa cara yang lebih cepat untuk membuat seorang anak merasa rendah diri, yakni dibandingkan dengan orang lain, terutama teman sebaya atau saudara kandungnya.

Masing-masing anak memang memiliki keunggulannya masing-masing dan itu perlu diasah, orang tua terbaik adalah mampu memperlakukan semua anaknya secara setara, berupaya membuat setiap anak merasa istimewa dan unik.

3. Sikap Protektif yang Berlebihan

Setiap orang tua pasti ingin melindungi anak-anaknya dari bahaya ancaman di luar, tapi ada di suatu titik bahwa kamu harus menghargai si buah hati sebagai manusia mandiri dan tidak selalu bergantung pada orang tuanya.

Jika kamu terus memanjakan dan melindungi mereka tanpa batas waktu, akan menghambat pertumbuhannya untuk menjadi sosok tangguh, berani, kuat, dan tidak merasa takut.

4. Kurangnya Pujian

Kata-kata pujian mampu memengaruhi pertumbuhan seorang anak, jadikan si buah hati merasa istimewa, tidak diremehkan, dan secara konsisten mengakui upaya serta pencapaiannya, tidak peduli seberapa besar atau kecilnya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore