
Steve Jobs, salah satu pendiri Apple Inc./Goalcast
JawaPos.com - Dalam dunia bisnis yang dinamis, pencapaian kesuksesan tidak hanya merupakan hasil dari kebetulan, tetapi juga merupakan hasil dari pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip kunci yang menggerakkan inovasi dan pertumbuhan.
Steve Jobs, sebagai salah satu tokoh bisnis paling ikonik dalam sejarah, telah meninggalkan warisan inspiratif tentang apa yang diperlukan untuk mencapai keberhasilan dalam berbisnis.
Dilansir dari Read Write pada Selasa (2/4), dalam pandangan Jobs, ada tiga kunci penting yang membuka pintu menuju kesuksesan yang berkelanjutan.
Dengan memahami prinsip-prinsip ini, dapat memberikan pandangan yang berharga bagi mereka yang ingin memperjuangkan kesuksesan dalam dunia bisnis yang kompetitif.
1. Fokus
Jobs mengakui bahwa untuk mencapai keberhasilan, sangat penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak perlu dilakukan.
Jobs percaya bahwa memusatkan perhatian pada hal-hal yang benar-benar penting adalah salah satu kunci kesuksesan, baik bagi dirinya, perusahaan maupun produknya.
Contoh konkret dari fokus Jobs adalah ketika ia kembali ke Apple pada tahun 1997 dan menyederhanakan jajaran produk komputer perusahaan dari sekitar 40 menjadi hanya 4 model yang jelas.
Dimana 2 diantaranya untuk konsumen dan 2 lainnya untuk kebutuhan profesional. Pendekatan ini membantu Apple untuk berkonsentrasi pada pengembangan produk yang benar-benar penting dan memenuhi kebutuhan pasar.
Selain itu, Jobs juga menciptakan struktur organisasi di sekitarnya, di mana pembuat keputusan dalam perusahaan memiliki akses langsung kepadanya, dimana ini memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan efisien.
Selama hidupnya, Jobs juga berbagi pandangannya tentang fokus dengan pemimpin lain, seperti Larry Page dari Google, yang menekankan pentingnya untuk menetapkan tujuan yang jelas dan fokus untuk mencapainya.
2. Transformasi (perubahan) berulang kali
Steve Jobs mampu mengubah dirinya dan perusahaannya secara berulang kali. Salah satu percakapan antara Jobs dan Mike Markkula (salah satu pendiri Apple Inc) adalah tentang pentingnya untuk terus memperbaharui diri.
Markkula mengungkapkan bahwa perusahaan yang bertahan lama adalah perusahaan yang mampu melakukan transformasi atau perubahan berulang kali. Jobs setuju dengan konsep ini, dan ini mengarah pada inovasi besar seperti iPod, iTunes, dan iPhone.
Awalnya, ide iPad sebenarnya muncul sebelum iPhone. Namun, Jobs memutuskan untuk menunda pengembangan tablet untuk fokus pada pengembangan antarmuka multi-sentuh yang kemudian digunakan dalam iPhone. Hal ini menunjukkan kemampuan Jobs untuk memprioritaskan ide-ide yang lebih penting.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
