Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Maret 2024 | 14.30 WIB

Kerap Merasakan Emosi Negatif Setiap Saat? Psikolog Rekomendasikan Hal Ini untuk Meredakannya

Ilustrasi seseorang yang tengah emosi./Drazen Zigic on Freepik - Image

Ilustrasi seseorang yang tengah emosi./Drazen Zigic on Freepik

JawaPos.com – Dinamika kehidupan tak jarang membuat seseorang terpancing emosi negatif. Mulai dari marah, takut, sedih atau kalut.

Ketika emosi negatif datang, penting bagi seseorang untuk bisa mengendalikan. Apalagi, jika emosi tersebut bisa merusak hubungan dengan orang lain.

Emosi adalah reaksi otak terhadap sebuah peristiwa. Dikutip dari Queensland Brain Institute, ada bagian otak bernama sistem limbik yang terlibat dalam respons perilaku dan emosional.

Meskipun emosi adalah hal yang muncul secara natural, tapi harus secara sadar dikendalikan.

Pakar psikologi UGM, Sutarimah Ampuni, S.Psi., M.Si., MPsych., Psikolog merekomendasikan cara yang untuk mengendalikan emosi negatif.

1. Pilih Situasi yang Menyenangkan

Pemilihan situasi bisa dilakukan secara sadar oleh siapapun. Beberapa situasi yang dihadapi bisa menjadi pemantik emosi negatif

Adakalanya seseorang merasa sangat emosional ketika melihat berita politik. Maka, seseorang harus menghindari atau setidaknya mengurangi tontonan politik yang bisa memancing emosinya.

Sebagai gantinya, pengalihan perhatian bisa dilakukan misalnya dengan memilih tayangan lain yang lebih santai. Pilih acara humor atau yang lebih netral.

Selain itu, pengalihan perhatian bisa juga dilakukan dengan melakukan hobi. Sekadar jalan-jalan juga bisa menjadi pilihan untuk meredakan emosi negatif.

2. Lakukan Modifikasi Tempat

Emosi negatif bisa terpantik karena bosan dengan situasi yang itu-itu saja. Salah satu rekomendasi dari psikolog adalah lakukan modifikasi dengan tempat tersebut.

Modifikasi sederhana yang bisa dilakukan misalnya adalah dengan menata ulang tata letak kamar. Suasana baru di kamar atau rumah direkomendasikan bisa membantu meredam emosi negatif.

3. Menulis Jurnal

Ketika isi kepala sangat penuh, aktivitas menulis bisa membantu untuk meredakan. Secara tidak langsung, pikiran yang ada di kepala tersalurkan ke dalam tulisan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore