
Ilustrator lokal asal Jogja, Isa Indra Permana mengajak anak muda tampil kasual dengan ekspresif dan dinamis lewat koleksi
JawaPos.com - Menghargai karya seni lokal bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya lewat fashion. Ilustrator lokal asal Jogja, Isa Indra Permana mengajak anak muda tampil kasual dengan ekspresif dan dinamis lewat koleksi 'Walking Through Vivid Colors' bersama label The Executive.
Koleksinya menampilkan warna-warna cerah dan colorful. Berbeda dengan kesan label The Executive yang selama ini dikenal sebagai pakaian formal. Koleksi sang ilustrator lebih colorful dengan ilustrasi-ilustrasi yang sangat quirky dan catchy dipakai.
Karya seni Isa Indra dianggap The Executive memiliki DNA yang sama yaitu urban and connected to trend. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyamakan konsep hingga produksi.
“Maju bersama industri kreatif lokal menghasilkan karya terbaik lewat apparel. Bangga lokal harus terus digaungkan lewat kolaborasi," kata Brand Leader The Executive Caroline Parengkuan, dalam keterangan tertulis, Minggu (21/3).
Johannes L. Paat (Ludy) sebagai General Manager Marketing Communications PT Delamibrands Kharisma Busana mengungkapkan bahwa kolaborasi ini adalah sebagai wadah bagi para kreator dalam memamerkan karya-karya lokal artis. Sudah saatnya untuk mengekspos karya anak bangsa melalui fashion untuk bersama-sama memajukan usaha lokal. Kampanye karya anak bangsa ini akan di teruskan dengan kolaborasi-kolaborasi dengan kreator lokal lainnya di tahun 2021 ini dengan tagar #KreasiAnakBangsa #BanggaLokal #TheExecutiveKreasiLokal.
Jika di-breakdown lebih lanjut, koleksi The Executive x Isa Indra Permana terdiri dari 3 tema besar yaitu People, Day Off, dan Eight Hour Day. Ketiganya memiliki makna tersendiri.
People
Koleksi ini mendefinisikan dinamisnya pekerjaan millennials dan mobilitasnya yang tinggi seperti menunggu commuter line serta pergi travelling. Mereka terdiri dari orang-orang berprofesi ikonik seperti barista, musisi, fashion stylish, fotografer, dll. Outfit adalah cara mereka mengekspresikan siapa diri mereka.
Day Off
Adalah doodling kegiatan hiburan seperti bermain game, nongkrong bareng teman, membaca buku, dan mendengarkan musik.
Eight Hour Day
Seperti namanya terinspirasi tentang menyeimbangkan pola kerja, hiburan, istirahat. Diwujudkan dengan siluet manusia dengan beberapa simbol.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/wFRlpsTjOZc

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
