
Jangan Paksa Si Kecil Menghabiskan Makanan di Piring (Pexels)
JawaPos.com – Para orang tua cenderung meminta si kecil untuk menghabiskan makanan di piring mereka meskipun sudah kenyang.
Apakah hal ini memiliki dampak buruk bagi buah hati yang sedang belajar untuk makan?
Tidak menghabiskan nasi maupun lauk pauk yang telah disajikan dalam piring memang dianggap seperti membuang-buang makanan.
Namun dilansir dari The Independent, Dr. Joan Brunton, direktur klinik untuk gangguan makan di Priory mengungkap risiko di balik memaksa anak menghabiskan makanan dalam piring.
“Dapat mengalami kesulitan mengenali tanda-tanda lapar dan kenyang, dan merasa dikendalikan saat makan yang dapat menyebabkan kesulitan emosional,” katanya, dikutip dari The Independent (27/01/25).
Masih sejalan dengan Dr. Joan, seorang psikoterapis keluarga bernama Fiona Yassin pun mengatakan hal serupa. Dia tak menyarankan orang tua sampai berkata ‘satu suapan lagi’ atau ‘habiskan makananmu’ di saat sebenarnya anak sudah kenyang.
Memaksa anak makan lebih banyak sama saja membuat mereka mengabaikan reseptor otak alami dan memicu makan berlebihan. Selain itu, Fiona Yassin juga tak menganjurkan menambahkan konsekuensi saat makan.
Misalnya saja, orang tua berkata bahkan jika tidak makan, anak tidak akan bertumbuh besar dan kuat. Ini berpotensi meyakini anak bahwa makanan hanya memiliki satu tujuan tertentu dan bukan untuk dinikmati.
“Sentimen ini dapat menyebabkan anak merasa gagal jika mereka tidak menghabiskan semua makanan di piring mereka,” kata Fiona.
Lantas, bagaimana cara mengetahui apakah anak sudah kenyang atau sebatas tidak ingin menghabiskan makanan mereka?
Fiona menjelaskan, apabila si kecil menyisakan sedikit makanan, kemungkinan memang anak sudah merasa kenyang. Kalau sudah begini sebaiknya orang tua tidak perlu memaksakan anak untuk melahapnya sampai habis.
Tetapi, ketika mereka menyisakan banyak makanan yang bergizi penting, hal ini patut dipertanyakan. Lakukan pendekatan kepada anak untuk menggali alasan mereka enggan menyantapnya.
Dari sana, orang tua dapat menemukan cara agar anak mau mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
***

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
