
Ilustrasi wanita yang sering merasa bersalah karena cenderung tidak menyukai dirinya sendiri. (Freepik)
JawaPos.com – Ada perbedaan tipis antara bersikap kritis terhadap diri sendiri dan benar-benar tidak menyukai diri sendiri. Perbedaannya terletak pada perilaku tersembunyi dan terkadang perilaku tersebut dapat ditunjukkan tanpa disadari.
Orang yang tidak benar-benar menyukai diri mereka sendiri sering kali tanpa sadar menunjukkan pola perilaku tertentu. Pola ini bisa menjadi teriakan diam-diam untuk penerimaan dan cinta diri.
Berikut 5 hal tersembunyi seseorang yang tidak menyukai dirinya sendiri menurut psikologi, seperti dilansir dari laman Hack Spirit.
Sering kali, orang yang tidak benar-benar menyukai diri mereka sendiri cenderung melakukan self-talk negatif. Ini bukan sekadar kritik diri biasa yang bisa jadi sehat dan bahkan membangun. Ini adalah dialog internal yang keras dan tiada henti-hentinya. Itu seperti kompas internal yang rusak yang selalu menunjuk pada kegagalan dan ketidakmampuan.
Hal yang menarik adalah banyak orang bahkan tidak menyadari bahwa mereka melakukan hal ini. Mereka sudah terbiasa dengan hal-hal negatif ini sehingga mereka pikir itu hanyalah realitas mereka.
Jadi, jika Anda menyadari adanya luapan emosi negatif yang terus-menerus dalam diri Anda, bisa jadi itu merupakan tanda bahwa seseorang tidak benar-benar menyukai dirinya sendiri. Namun ingatlah, ini bukan tentang menghakimi, tapi tentang pemahaman dan empati.
Sering kali orang yang tidak benar-benar menyukai diri mereka sendiri merasa perlu untuk terus-menerus meminta maaf atas keberadaan mereka. Mereka takut mengambil tempat, takut menjadi beban.
Jika Anda mendapati diri Anda sendiri atau orang lain terjebak dalam siklus permintaan maaf yang terus-menerus, hal itu mungkin merupakan tanda adanya masalah harga diri yang lebih dalam. Namun ingatlah, mengakui masalah adalah langkah pertama menuju penyembuhan dan mencintai diri sendiri.
Pujian secara umum dianggap sebagai pengakuan positif atas atribut atau prestasi kita. Namun, bagi sebagian orang, pujian bisa terasa tidak nyaman, bahkan menimbulkan kecemasan.
Orang yang tidak benar-benar menyukai dirinya sendiri sering kali kesulitan menerima pujian. Mereka mungkin mengabaikannya, meremehkan prestasi mereka, atau bahkan menanggapinya dengan humor yang merendahkan diri.
Ini adalah mekanisme pertahanan diri yang memungkinkan orang mempertahankan pandangan negatif mereka terhadap diri sendiri, meskipun ada bukti eksternal yang menyatakan sebaliknya.
Jadi, jika seseorang terus-menerus menolak atau meremehkan pujian, hal itu bisa menjadi petunjuk adanya masalah harga diri yang lebih mendalam. Namun ingat, pengertian dan empati adalah kuncinya.
Berusaha keras untuk mencapai keunggulan memang mengagumkan. Namun, jika berubah menjadi pengejaran kesempurnaan yang tak kenal lelah, itu bisa menjadi tanda ketidaksukaan terhadap diri sendiri.
