
Ilustrasi-Orang pura-pura sibuk (wayhomestudio-freepik)
JawaPos.com - Banyak orang yang terlihat sangat sibuk dengan aktivitas sehari-hari, tetapi jika diteliti lebih dalam, mereka mungkin sebenarnya lebih banyak menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak produktif.
Perilaku seperti ini sering kali disebabkan oleh berbagai faktor psikologis, seperti kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan atau ketakutan akan waktu luang.
Menurut psikologi, ada sejumlah ciri kepribadian yang dapat menunjukkan seseorang pura-pura sibuk, padahal mereka lebih sering menganggur daripada benar-benar terlibat dalam pekerjaan yang berarti.
Dalam artikel ini, Melansir Baseline, kita akan membahas 8 ciri kepribadian orang yang cenderung berperilaku demikian, serta alasan di baliknya.
1) Kebutuhan untuk Mendapatkan Validasi
Orang yang pura-pura sibuk sering kali mencari pengakuan dari orang lain. Mereka merasa perlu menunjukkan kepada orang lain bahwa mereka memiliki banyak hal yang harus dikerjakan, meskipun kenyataannya mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk kegiatan yang tidak produktif.
2) Takut dengan Waktu Luang
Ketakutan terhadap kebosanan atau waktu kosong bisa menjadi alasan seseorang terlihat selalu sibuk. Mereka merasa cemas jika tidak ada hal yang harus dilakukan, sehingga mereka terjebak dalam rutinitas yang sebenarnya tidak memberi manfaat.
3) Prokrastinasi
Prokrastinasi adalah kebiasaan menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya dikerjakan. Orang yang pura-pura sibuk sering kali menggunakan berbagai alasan untuk menghindari tugas-tugas yang seharusnya dilakukan, sementara mereka lebih memilih melakukan aktivitas yang tidak produktif.
4) Perilaku Mencari Perhatian
Orang seperti ini cenderung mencari perhatian dengan menunjukkan seolah-olah mereka memiliki jadwal yang padat. Mereka sering berbicara tentang kesibukan mereka untuk mendapatkan pengakuan atau rasa hormat dari orang lain.
5) Keinginan untuk Mengendalikan
Pura-pura sibuk bisa menjadi cara bagi seseorang untuk merasa memiliki kontrol atas situasi atau orang lain. Mereka mungkin merasa lebih dihargai atau penting ketika menunjukkan bahwa mereka sedang terlibat dalam banyak hal.
6) Kesulitan dengan Harga Diri

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
