
Resep Kue Nastar Gurih dan Lembut, Cocok untuk Lebaran./Tangkap Layar Youtube Devina Hermawan
JawaPos.com – Kue nastar menjadi salah stau hidangan yang tak pernah ketinggalan di Hari Raya Idul Fitri.
Bukan tanpa alasan, ini karena kue Nastar memiliki ciri khas yang selalu dinantikan terkhusus di momen besar seperti Hari Raya Idul Fitri.
Ya, terlepas dari rasanya yang gurih, lembut dan dipadukan asam manis selai nanas, membuat kue nastar selalu dinantikan.
Seperti diketahui, kue nastar memiliki bentuk bulat dengan isian selai nanas yang dikenal dengan rasa manis dan gurih dengan tekstur kue yang lembut.
Tak heran jika kue nastar ini sering menjadi favorit banyak orang saat berkumpul bersama dengan keluarga di hari raya.
Bagi kamu yang ingin membuat kue nastar yang gurih, lembut, dan lumer di mulut yang cocok disajikan saat lebaran, kamu dapat mengikuti resep kue nastar yang dibagikan Cehf Devina melalui YouTube-nya yakni Kanal Devina Hermawan.
Tanpa berlama-lama, yuk simak apa saja bahan-bahan dan cara untuk membuat kue nastar yang praktis dan anti gagal.
Bahan untuk membuat adonan nastar:
· 270 gram tepung terigu protein sedang
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
