Potret Kinder Bueno lava toast yang lembut dan lumer cocok untuk takjil. (Sumber: instagram.com/@ichomecafe)
JawaPos.com - Menu manis selalu punya tempat spesial saat Ramadhan, apalagi yang teksturnya lembut dan isiannya lumer. Salah satu dessert yang lagi naik daun adalah Kinder Bueno Lava Toast.
Perpaduan roti panggang ala french toast dengan isian krim cokelat Kinder Bueno ini sukses bikin banyak orang tergoda sejak suapan pertama.
Dessert ini cocok disajikan saat berbuka puasa karena rasanya manis tapi nggak berlebihan.
Tekstur rotinya empuk, bagian luarnya buttery, dan bagian tengahnya berisi saus cokelat creamy yang meleleh.
Selain untuk konsumsi pribadi, menu ini juga potensial dijadikan ide jualan dessert box atau takjil premium.
Resep ini dilansir dari Instagram @ichomecafe, yang membagikan versi praktis Kinder Bueno Lava Toast dengan bahan sederhana dan langkah yang mudah diikuti, bahkan untuk pemula.
Bahan-Bahan Kinder Bueno Lava Toast
Bahan French Toast:
1 butir telur
30 ml susu cair
2 lembar roti tawar
10 gr susu kental manis
1 sdm butter
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
