
Potret ikan lempah kuning segar dan pedas dengan rasa asam gurih. (Sumber: instagram.com/@resicachika_)
JawaPos.com - Cuaca mendung dan hujan memang paling pas jika ditemani dengan hidangan berkuah yang segar dan menggugah selera.
Salah satu menu yang selalu berhasil membangkitkan nafsu makan adalah ikan lempah kuning.
Masakan khas daerah yang terkenal dengan rasa asam, pedas, dan gurih ini sangat cocok disajikan sebagai menu makan siang maupun makan malam.
Resep ikan lempah kuning kali ini dibagikan oleh akun Instagram @resicachika_. Dikutip dari @resicachika_, menu ini sering dimasak saat musim hujan karena rasanya yang segar dan menghangatkan tubuh.
Meski tampilannya sederhana, cita rasa lempah kuning selalu berhasil membuat siapa pun ketagihan.
Keunggulan hidangan ini terletak pada penggunaan bumbu segar, cabai, terasi, serta air asam jawa yang menciptakan sensasi rasa asam pedas yang khas dan alami.
Bahan-Bahan Ikan Lempah Kuning
Bahan utama:
500 gram ikan (tongkol, tenggiri, atau patin)
1 liter air
Bumbu halus:
6 siung bawang merah
5 cabai rawit
1 sdm cabai bubuk
2 sdt kunyit bubuk
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
