Ilustrasi kuliner murah dan instagramable di Malang. (Instagram: @Betutu_tepisawah)
JawaPos.Com - Kalau mendengar nama Malang, mungkin yang langsung terlintas di pikiran adalah wisata alamnya yang sejuk, kuliner legendaris seperti bakso, hingga suasana kota pelajar yang penuh energi anak muda. Tapi tahukah kamu, di balik ramainya cafe hits dan restoran terkenal, ada banyak sekali tempat makan hidden gem di Malang yang belum banyak diketahui orang.
Tempat-tempat ini bukan hanya menawarkan harga murah dan cita rasa yang enak, tapi juga punya suasana Instagramable banget untuk jadi spot foto kece. Cocok banget buat kamu yang suka kulineran sekaligus hunting tempat estetik!
Artikel ini akan membahas 7 rekomendasi tempat makan hidden gem di Malang yang wajib kamu coba. Semua pilihan sudah dikurasi dengan mempertimbangkan harga yang ramah di kantong, kualitas rasa yang tidak kalah dengan restoran mahal, serta suasana yang nyaman dan pastinya Instagramable.
Rekomendasi Tempat Makan di Malang Hidden Gem, Enak dan Murah
Betutu Tepi Sawah
Apabila kamu mencari tempat makan dengan suasana unik dan menenangkan di Malang, Betutu tepi sawah bu Kadek bisa jadi pilihan yang tepat. Tempat makan ini masih tergolong hidden gem baik di kalangan wisatawan maupun warga lokal. Interior khas Bali, alunan musik, serta dekorasi pernak-pernik berpadu dengan indahnya pemandangan sawah, membuatmu seolah sedang bersantap langsung di Ubud.
Berlokasi di Jl. Raya Singosari, Kabupaten Malang, betutu tepi sawah buka setiap hari selasa hingga minggu mulai pukul 11.00–18.00 WIB. Menu andalan yang wajib dicoba adalah paket ayam betutu mulai dari Rp70.000 sudah termasuk seporsi nasi. Ada juga sate lilit Bali hanya Rp10.000 per tusuk. Buat yang kurang suka ayam, tersedia pilihan bebek betutu yang tak kalah menggugah selera.
Dilansir dari Instagram @betutu_tepisawah, tersedia berbagai sambal khas Bali seperti sambal matah dan sambal bawang yang bikin makan semakin nikmat. Tempat makannya terdiri dari area indoor dan gubukan outdoor, namun kapasitasnya cukup terbatas, jadi sebaiknya datang lebih awal agar tidak kehabisan tempat.
Kedai Pipir Lepen
Kedai Pipir Lepen adalah salah satu tempat makan dan nongkrong di Malang yang masih tergolong hidden gem, terutama bagi para wisatawan. Suasana disini begitu unik karena saat memasuki pintu masuk, pengunjung akan merasakan sensasi seolah akan memasuki sebuah gua. Lebih menarik lagi, kamu bisa menikmati hidangan sambil memandang aliran sungai yang menenangkan.
Tempat duduknya banyak pilihan mulai dari indoor hingga outdoor yang luas. Spot ini cocok untuk kamu yang ingin sekadar bengong sendirian, nongkrong santai, atau quality time bersama teman maupun keluarga. Lokasinya ada di Jl. Brawijaya, Klojen, Kota Malang. Informasi dari Instagram @pipirlepen tempat ini buka setiap hari 08.00 hingga 23.00 WIB.
Soal menu, kedai pipir lepen menawarkan banyak pilihan, mulai dari makanan berat, camilan ringan, hingga minuman segar yang pas untuk teman ngobrol. Harga yang ditawarkan pun sangat ramah di kantong. Untuk makanan berat, kisaran harganya hanya Rp15.000 – Rp30.000, sementara minuman bisa kamu nikmati mulai Rp7.000 saja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
