Nasi Daun Jeruk (Instagram @dapoermamayo_)
JawaPos.com - Bagi Anda yang ingin mencoba menu nasi berbeda dari biasanya, nasi daun jeruk bisa jadi pilihan istimewa.
Tekstur nasinya pulen, aroma daun jeruknya kuat, dan rasa gurihnya memanjakan lidah. Ditumis menggunakan mentega, nasi ini makin harum dan nikmat meski hanya disantap dengan telur dadar.
Bagi kamu yang penasaran bagaimana cara membuatnya, yuk ikuti kami, JawaPos.com telah melansir dari kanal YouTube Dapur Cantik Channel, Selasa (12/8), resep lengkapnya.
Bahan-Bahan
- 500 gr beras putih, cuci bersih dan tiriskan
- 20 lbr daun jeruk purut, buang tulang daunnya, iris tipis
- 25 gr bawang putih, cincang kasar
- 1 btg serai, geprek
- 3 sdm mentega (bisa diganti minyak goreng)
- 1 sdt garam (sesuaikan selera)
- 750 ml air
Cara Membuat
Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo Besok 13 Agustus 2025 Mulai dari Keuangan, Asmara, Pekerjaan dan Kesehatan
1. Tumis bumbu aromatik
Lelehkan mentega di wajan. Tumis bawang putih cincang dan serai geprek hingga harum.
2. Masukkan daun jeruk
Tambahkan irisan daun jeruk purut. Aduk hingga semua bumbu mengeluarkan aroma wangi.
3. Tambahkan air dan garam
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
