
Ilustrasi bagian tubuh yang mengalami kanker kulit (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kanker kulit adalah jenis kanker yang muncul ketika sel-sel kulit tumbuh secara tidak terkendali akibat kerusakan DNA. Hal ini biasanya terjadi karena paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari atau sumber buatan seperti tanning bed.
Kondisi ini dapat terjadi di bagian tubuh mana saja, tetapi paling sering muncul pada area yang sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, leher, lengan, dan tangan. Reaksi dari proses tersebut akan menyebabkan munculnya benjolan, bercak, atau tahi lalat dengan bentuk dan ukuran yang tidak normal.
Faktor Penyebab Kanker Kulit
Kanker kulit terjadi akibat adanya perubahan atau mutasi genetik pada sel-sel kulit. Meski penyebab pastinya belum diketahui, kondisi ini diduga berkaitan dengan paparan sinar matahari berlebihan.
Radiasi ultraviolet dari sinar matahari dapat merusak kulit dan memicu pertumbuhan sel yang tidak normal, sehingga berpotensi berkembang menjadi kanker. Selain paparan sinar matahari, terdapat pula sejumlah faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker kulit.
Dikutip dari Alodokter, faktor internal yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit ada pada seseorang yang memiliki riwayat kanker kulit, baik secara pribadi maupun dalam keluarga. Kondisi ini juga lebih sering dialami oleh orang dengan kulit putih, karena jumlah melanin yang lebih sedikit sehingga perlindungan dari sinar UV lebih rendah.
Selain itu, daya tahan tubuh yang lemah seperti pada penderita HIV/AIDS atau pengguna obat imunosupresif juga dapat memperbesar risiko terkena kanker kulit. Adanya kondisi solar keratosis yaitu bercak kasar dan bersisik akibat paparan sinar matahari, dapat berkembang menjadi kanker kulit.
Terdapat juga faktor eksternal yang meningkatkan risiko kanker kulit yaitu akibat paparan sinar matahari yang berlebihan, terutama pada orang yang jarang menggunakan tabir surya atau tinggal di daerah tropis maupun dataran tinggi.
Selanjutnya, pasien eksim atopik yang menjalani pengobatan dengan metode radioterapi berpotensi lebih tinggi mengalami kanker kulit, khususnya karsinoma sel basal. Faktor lain yang juga berperan adalah paparan bahan kimia tertentu yang bersifat karsinogenik, seperti arsenik.
Gejala Umum dan Jenis Kanker Kulit
Gejala kanker kulit umumnya muncul pada area tubuh yang sering terpapar sinar matahari. Namun, tidak menutup kemungkinan kanker juga berkembang di bagian lain, termasuk telapak tangan, kaki, atau area kelamin. Dikutip dari Halodoc, tanda-tandanya berbeda tergantung pada jenis kanker kulit yang dialami.
1. Karsinoma Sel Basal
Kondisi ini biasanya ditandai dengan benjolan lunak berkilau pada kulit, atau berupa lesi datar berwarna gelap hingga cokelat kemerahan menyerupai daging.
Kanker ini berkembang dari sel basal yang berada di lapisan bawah epidermis (kulit paling luar). Penyebab utamanya biasanya terkait dengan paparan sinar ultraviolet (UV), baik dari matahari maupun dari penggunaan tanning bed.
2. Karsinoma Sel Skuamosa

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
