
Miras (minuman keras) oplosan sering dicampur dengan zat metanol. (ukrehab)
JawaPos.com - Kecanduan alkohol dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti daya tahan tubuh menurun, permasalahan jantung, dan tekanan darah tinggi.
Kebanyakan jenis minuman beralkohol adalah senyawa etanol. Senyawa tersebut dapat memengaruhi sistem saraf sehingga ketika diminum akan menyebabkan orang yang mengonsumsi kehilangan kesadaran.
Selain itu, alkohol juga berpotensi mengakibatkan kebutaan. Jenis alkohol yang dapat menyebabkan kebutaan adalah metanol.
Metanol adalah jenis zat kimia yang dapat menyebabkan kerusakan saraf mata dan kelumpuhan apabila dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh.
Pada pembuatan alkohol yang diracik sendiri atau miras (minuman keras) oplosan sering dicampur dengan zat metanol (CH3OH) atau benzena (C6H6). Bahan campuran tersebut telah menyatu dengan alkohol dan tidak dapat diuraikan.
Mengutip laman cicendo eye hospital, Senin (11/3), metanol dalam tubuh akan dimetabolisir menjadi asam format oleh enzim alkohol dehidrogenase di dalam hati.
Asam format merupakan zat beracun yang menyebabkan gejala hipoksia (kekurangan oksigen) di tingkat seluler dan juga menyebabkan asidodid metabolic.
Metanol pada awalnya akan menyebabkan peradangan terlebih dahulu. Kemudian akan diikuti kematian jaringan sistem saraf mata yang dapat menyebabkan kebutaan hingga berujung kematian.
Pada kasus yang ringan, benzena menyebabkan kekurangan eritrosit dan leukosit. Sedangkan dalam kasus yang berat, benzena akan menyebabkan mual bahkan kematian karena kegagalan fungsi jantung dan sistem pernapasan.
Untuk menangani kasus penglihatan buram mendadak, seperti dilansir dari hermina hospitals, Senin (11/3), akan diberikan terapi maksimal berupa injeksi obat dosis tinggi.
Terapi yang diberikan bertujuan mengurangi pembengkakan saraf optik akibat intoksikasi atau keracunan metanol.
Setiap individu memiliki respon yang berbeda-beda dari terapi yang diberikan. Jika belum terlambat maka penglihatan dapat membaik.
Namun, jika sudah terjadi kerusakan jaringan total akan sulit kembali normal sehingga terjadi kebutaan.
Terjadinya kematian memang tidak bisa diprediksi. Namun, alkohol yang telah dicampurkan dengan zat kimia metanol sangat berbahaya bila dikonsumsi.
Konsumsi alkohol 70 persen yang telah bercampur dengan metanol dapat menyebabkan kebutaan dan kelumpuhan. Dalam kasus yang berat, dapat menyebabkan henti jantung hingga kematian.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
