Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 19.42 WIB

8 Tanda Orang yang Gak Diajarkan Disiplin Sejak Kecil, Melanggar Batasan Hanya Salah Satunya

8 Tanda Orang yang Gak Diajarkan Disiplin Sejak Kecil, Melanggar Batasan Hanya Salah Satunya - Image

8 Tanda Orang yang Gak Diajarkan Disiplin Sejak Kecil, Melanggar Batasan Hanya Salah Satunya

JawaPos.com - Pernahkah kamu bertemu seseorang yang bikin kamu langsung mikir, "Mereka ini pasti terbiasa melakukan apa pun sesuka hati sejak kecil"?

Entah karena sikapnya yang seenak jidatnya sendiri, atau karena reaksinya yang gemar tantrum saat keinginannya tidak terpenuhi.

Apa pun alasannya, perilaku seperti ini bisa menjadi tanda kurangnya disiplin sejak masa kanak-kanak. Dilansir dari Geediting, yuk simak daftarnya!

1. Melanggar batasan jadi kebiasaan

Orang yang tidak diajarkan disiplin cenderung merasa bahwa aturan tidak berlaku untuk mereka. Mereka terbiasa berpikir bahwa dunia harus mengikuti keinginan mereka. Kata “tidak” jarang mereka dengar, jadi mereka tumbuh tanpa memahami batasan yang sehat.

2. Semua orang bersalah selain mereka

Alih-alih bertanggung jawab, mereka justru sibuk mencari kambing hitam. Mereka bisa menyalahkan orang tua, teman kerja, pasangan, bahkan situasi acak seperti cuaca atau kemacetan. Permintaan maaf yang tulus dan pengakuan kesalahan? Hampir tidak pernah terdengar dari mereka.

3. Regulasi emosi yang berantakan

Sedikit saja hal tak berjalan sesuai harapan, mereka bisa langsung meledak. Terlambat lampu hijau sebentar, langsung emosi. Pesanan kopi salah, bisa-bisa barista kena amukan mereka di depan umum. Kemampuan mengatur emosi bukan sesuatu yang muncul begitu saja, diperlukan latihan dan disiplin sejak dini.

4. Mudah tergoda dorongan impulsif

Tidak terbiasa menahan keinginan membuat mereka rentan terhadap keputusan impulsif. Mereka bisa langsung membeli barang hanya karena terlihat menarik, tanpa berpikir panjang. Kebiasaan seperti ini sering berujung pada masalah finansial, seperti utang kartu kredit atau kesulitan menabung.

5. Semua keinginan harus segera terpenuhi

Mereka sulit menerima bahwa tidak semua hal bisa didapatkan secepat mungkin. Konsep menunggu atau menunda kepuasan terasa asing. Pola pikirnya: "Kalau aku ingin sesuatu, aku harus dapat sekarang juga."

6. Haus perhatian setiap saat

Kurangnya batasan saat kecil bisa membuat seseorang merasa bahwa dirinya selalu layak jadi pusat perhatian. Di lingkungan sosial, mereka cenderung menuntut sorotan terus-menerus, tanpa mempertimbangkan kebutuhan atau perasaan orang lain. Ini bisa merusak hubungan karena tidak ada rasa saling menghargai.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore