Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Mei 2025 | 01.25 WIB

Inilah 8 Aturan Hidup Tenang yang Sering Dipegang Orang Selalu Bersyukur, Apakah Kamu Menjalankannya?

Ilustrasi seseorang yang menunjukkan ekspresi bersyukur. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang menunjukkan ekspresi bersyukur. (Freepik)

JawaPos.com – Kita mungkin sering melihat beberapa individu yang tampak selalu puas dengan apa yang mereka miliki dalam hidup.

Mereka memancarkan aura ketenangan dan kebahagiaan meskipun terlihat tidak mengejar banyak hal material seperti kebanyakan orang.

Gaya hidup seperti ini bukanlah kebetulan atau keberuntungan semata, melainkan hasil dari penerapan prinsip-prinsip tertentu.

Mereka secara sadar menjalani kehidupan berdasarkan seperangkat aturan yang membantu mereka menemukan kepuasan lebih.

Melansir dari Geediting.com Kamis (22/05), ada delapan aturan hidup tenang yang sering menjadi pedoman mereka.

  1. Menerima kesederhanaan dan minimalisme

Orang-orang ini cenderung memprioritaskan hidup yang tidak rumit dengan mengurangi barang-barang tidak penting.

Mereka percaya bahwa semakin sedikit hal yang dimiliki, semakin sedikit pula kekhawatiran yang perlu dipikirkan setiap hari.

  1. Mengutamakan pengalaman dibandingkan barang

Alih-alih mengumpulkan harta benda, mereka lebih memilih menginvestasikan waktu serta energi pada pengalaman baru.

Menciptakan kenangan berharga bersama orang terdekat dianggap jauh lebih memuaskan daripada sekadar kepemilikan materi.

  1. Rutin mempraktikkan rasa syukur

Setiap hari mereka meluangkan waktu untuk menghargai berbagai hal kecil yang sering terlewatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan ini membantu mereka selalu fokus pada berkat yang sudah ada, bukan pada kekurangan yang belum terpenuhi.

  1. Hidup sepenuhnya di momen sekarang

Mereka berusaha keras untuk tidak terlalu terbebani oleh masa lalu atau khawatir berlebihan tentang masa depan yang belum terjadi.

Fokus sepenuhnya pada apa yang ada di hadapan mereka saat ini adalah kunci utama untuk menemukan kedamaian batin.

  1. Membangun hubungan yang dalam dan bermakna

Kualitas koneksi dengan orang lain jauh lebih penting bagi mereka daripada kuantitas pertemanan yang dimiliki. Mereka menginvestasikan waktu serta energi untuk memelihara ikatan yang kuat dan tulus dengan lingkaran terdekatnya.

  1. Membatasi paparan tekanan eksternal

Mereka sadar betul pentingnya mengurangi perbandingan diri dengan orang lain yang sering kali muncul di media sosial.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore