Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 00.28 WIB

Mengapa Membersihkan Rumah Terasa Menenangkan Secara Psikologis Menurut Ilmu Kejiwaan? Ini 7 Alasannya

Ilustrasi seseorang sedang membersihkan rumah, menunjukkan fokus dan ketenangan yang didapat dari aktivitas tersebut. (FREEPIK) - Image

Ilustrasi seseorang sedang membersihkan rumah, menunjukkan fokus dan ketenangan yang didapat dari aktivitas tersebut. (FREEPIK)

JawaPos.com - Bagi sebagian orang, membersihkan rumah bukanlah sekadar tugas rutin yang membosankan, justru kegiatan ini bisa terasa sangat menenangkan pikiran. Proses menata dan membersihkan setiap sudut ruangan ternyata memiliki dampak positif yang mendalam bagi kesehatan mental seseorang.

Mengapa membersihkan bisa menjadi aktivitas yang ebagi sebagian individu tertentu? Menurut sudut pandang psikologi, ada beberapa karakteristik pribadi dan manfaat mental yang menjadikan kegiatan bersih-bersih sebagai pelarian atau sumber ketenangan.

Melansir Geediting.com pada Senin (19/05), berikut beberapa alasan mengapa bersih-bersih rumah dapat terasa sangat menenangkan bagi mereka.

1. Menciptakan Rasa Kendali di Tengah Ketidakpastian

Satu di antara alasan utama adalah sensasi mendapatkan kembali kontrol atas lingkungan sekitar yang sering kali terasa kacau. Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, menata barang atau membersihkan kotoran memberi perasaan memiliki kendali penuh atas area spesifik.

2. Menyalurkan Energi Gelisah atau Stres Berlebih

Aktivitas fisik saat membersihkan dapat menjadi cara produktif untuk menyalurkan energi negatif yang muncul akibat stres atau kecemasan. Gerakan berulang seperti menyapu atau mengepel membantu meredakan ketegangan fisik sekaligus kejenuhan pikiran yang sedang dialami.

3. Memberi Rasa Pencapaian Instan yang Memuaskan

Selesai membersihkan area tertentu, kita bisa langsung melihat hasil nyata dari usaha yang telah dikeluarkan. Rasa pencapaian kecil ini memberikan dorongan positif pada suasana hati serta meningkatkan perasaan mampu dan berharga dalam diri sendiri.

4. Latihan Praktis untuk Perhatian Penuh (Mindfulness)

Fokus pada detail saat membersihkan, seperti menghilangkan noda atau menata objek, melatih kita untuk hadir sepenuhnya pada momen kini. Kegiatan ini memungkinkan pikiran beristirahat sejenak dari kekhawatiran masa depan atau penyesalan masa lalu.

5. Mengubah Kekacauan Eksternal Menjadi Keteraturan Internal

Lingkungan fisik yang rapi dan bersih sering kali berkorelasi dengan kondisi pikiran yang lebih teratur dan tenang. Ketika kita berhasil membereskan kekacauan di rumah, hal itu secara tidak langsung membantu membereskan "kekacauan" yang mungkin ada dalam benak kita.

6. Menemukan Kepuasan dalam Proses yang Berulang

Ada ritme dan pola tertentu dalam banyak tugas membersihkan, seperti gerakan menyikat atau melipat pakaian. Bagi beberapa orang, proses berulang ini bisa terasa meditatif dan menenangkan, memberikan rasa nyaman melalui prediktabilitasnya.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore