Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Maret 2025 | 05.48 WIB

7 Hal yang Dipamerkan Kaum Orang Kaya Baru yang Membuat Old Money Merasa Malu, Menurut Psikologi

Ilustrasi- Orang kaya baru yang suka membuat old money malu (drobotdean-freepik) - Image

Ilustrasi- Orang kaya baru yang suka membuat old money malu (drobotdean-freepik)

JawaPos.com - Menjadi kaya adalah impian banyak orang, tetapi cara seseorang mengelola kekayaan bisa sangat berbeda, terutama antara mereka yang baru mencapai kesuksesan finansial (new money) dan mereka yang berasal dari keluarga kaya turun-temurun (old money).

Orang kaya baru seringkali menunjukkan kekayaan mereka dengan cara yang lebih mencolok, sementara old money cenderung menjaga kesederhanaan dan nilai-nilai keluarga.

Perbedaan ini membuat beberapa kebiasaan orang kaya baru terlihat berlebihan di mata old money, bahkan sampai dianggap memalukan.

Melansir News Report, menurut psikologi, ada beberapa hal yang sering dipamerkan oleh orang kaya baru yang justru membuat kalangan old money merasa tidak nyaman.

1) Pamer Kekayaan Secara Berlebihan

Orang kaya baru seringkali menunjukkan kekayaan mereka dengan cara yang mencolok, seperti memakai barang bermerek dari ujung kepala hingga kaki, mengunggah gaya hidup mewah di media sosial, atau membeli barang-barang mahal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Bagi old money, pamer kekayaan dianggap sebagai tindakan yang kurang elegan dan menunjukkan ketidakmatangan dalam mengelola harta.

2) Selalu Mengejar Hal Baru

New money cenderung memiliki obsesi untuk terus mengikuti tren terbaru, baik dalam hal fashion, mobil, atau properti. Mereka sering kali membeli barang hanya karena sedang populer, bukan karena nilai atau kualitasnya.

Sebaliknya, old money lebih memilih gaya klasik dan investasi jangka panjang yang tidak lekang oleh waktu.

3) Kurangnya Kesopanan dan Subtilitas

Old money umumnya tumbuh dalam lingkungan yang mengutamakan etika, kesopanan, dan sikap rendah hati.

Sebaliknya, beberapa orang kaya baru mungkin tidak terbiasa dengan norma-norma sosial yang lebih halus dan bisa terkesan arogan atau kurang menghargai orang lain dalam pergaulan.

4) Haus Akan Validasi dari Orang Lain

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore