
seseorang yang dianggap menjadi sesepuh./Freepik/freepik
JawaPos.com - Dalam banyak budaya, menjadi sesepuh bukan sekadar soal usia. Ia adalah posisi moral, emosional, dan sosial.
Sayangnya, tidak semua orang yang menua otomatis menjadi figur yang dihormati. Sebagian justru merasa terpinggirkan, tidak didengar, bahkan dianggap ketinggalan zaman.
Psikologi modern menunjukkan bahwa rasa hormat tidak datang dari usia, tetapi dari kualitas kepribadian dan cara seseorang berelasi dengan orang lain.
Orang-orang yang tetap relevan, dihormati, dan menjadi rujukan lintas generasi memiliki pola sikap yang konsisten.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (4/2), terdapat 8 kualitas utama yang secara psikologis membuat seseorang menjadi sesepuh yang dihormati — bukan sosok yang dihindari atau diabaikan.
1. Kerendahan Hati (Humility)
Secara psikologis, kerendahan hati adalah fondasi kepercayaan sosial. Sesepuh yang dihormati tidak merasa paling benar, tidak menjadikan pengalaman sebagai alat dominasi.
Mereka memahami bahwa:
Usia ≠ selalu benar
Pengalaman ≠ kebenaran mutlak
Ciri psikologisnya:
Mau belajar dari yang lebih muda
Tidak defensif saat dikoreksi
Tidak merasa harga diri turun saat berkata “saya salah”
Orang lebih mudah menghormati figur yang rendah hati dibanding figur yang sok tahu.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
