
Pertanyaannya sekarang: apakah Anda siap untuk mendengarkan dan merespons sebelum terlambat? Foto: Freepik
JawaPos.com-Tidak ada pasangan yang ingin berurusan dengan perselingkuhan. Bagi banyak orang, perselingkuhan adalah pengkhianatan terbesar dalam hubungan, meninggalkan luka emosional yang dalam dan sulit disembuhkan. Namun, kenyataannya, perselingkuhan lebih umum terjadi daripada yang kita kira.
Beberapa penelitian mengungkap bahwa hingga 41% orang dalam hubungan pernah mempertimbangkan untuk selingkuh, dan lebih dari 60% mengaku pernah benar-benar melakukannya setidaknya sekali sepanjang hidup mereka. Angka ini menunjukkan bahwa perselingkuhan bukan sekadar isu langka, melainkan fenomena sosial yang terus berulang.
Yang menarik, sebelum perselingkuhan benar-benar terjadi, selalu ada tanda-tanda awal. Salah satunya muncul dalam bentuk pertanyaan spesifik yang diajukan pasangan, biasanya terkait keintiman. Pertanyaan ini terdengar sepele, namun jika ditelusuri lebih dalam, bisa menjadi indikasi serius adanya potensi pengkhianatan.
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Ashley Madison, sebuah situs yang dikenal sebagai wadah perselingkuhan, salah satu pertanyaan paling umum yang diajukan sebelum seseorang selingkuh adalah:
“Bisakah kita mencoba sesuatu yang baru di ranjang?”
Sekilas, pertanyaan ini terdengar wajar.
Dilansir dari laman Your Tango, dalam banyak hubungan sehat, permintaan eksplorasi keintiman dianggap hal yang normal. Namun, yang menjadi perhatian adalah emosi di balik pertanyaan tersebut. Jika permintaan itu datang setelah lama dipendam, dan pasangan merasa diabaikan atau tidak didengarkan, maka pertanyaan itu bisa menjadi alarm bahwa mereka sedang mencari pemenuhan emosional atau fisik di luar hubungan.
Banyak orang yang berselingkuh tidak serta-merta mencari pasangan baru karena ingin mengkhianati. Sebaliknya, mereka merasa ada kebutuhan emosional atau seksual yang tidak terpenuhi.
Jika pasangan sudah mencoba berkomunikasi, namun ditolak atau diabaikan, maka rasa frustrasi itu akan menumpuk. Pertanyaan sederhana seperti permintaan variasi di ranjang bisa menjadi ekspresi terakhir sebelum akhirnya mereka mencari kepuasan di luar.
Keintiman bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga bentuk keterhubungan emosional. Ketika seseorang bertanya tentang hal-hal baru di ranjang, sering kali itu adalah cara tidak langsung untuk berkata:
“Aku ingin merasa lebih dekat denganmu.”
“Aku butuh kamu mendengarkan kebutuhanku.”
Jika permintaan itu ditolak, pasangan bisa mulai berpikir:
“Apakah aku akan lebih dihargai dengan orang lain?”
“Apakah aku bisa menemukan kepuasan di luar sini?”

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
