
Ilustrasi membandingkan diri (Dok. Pexels)
JawaPos.com – Social comparison atau kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain di era media sosial semakin sering terjadi.
Tanpa sadar hal ini bisa memberikan dampak besar pada kesehatan mental maupun cara kita memandang hidup.
Memang media sosial pada dunia modern ini menjadi hal yang tak terpisahkan dari kehidupan seseorang.
Mulai dari mencari relasi dan koneksi layaknya platform seperti Instagram hingga mencari pekerjaan layaknya LinkedIn.
Tidak jarang seorang teman atau relasi mengunggah pencapaian mereka saat dalam dunia akademis, pekerjaan atau sekedar flexing harta yang mereka miliki.
Sadar atau tidak sadar, hal ini memengaruhi pikiran kita dan mulai membandingkan diri tentang apa yang kita miliki dan tidak miliki. Inilah yang dimaksud dengan social comparison.
Ingin tahu lebih lanjut mengenai tindakan membandingkan diri yang satu ini? Simak penjelasan berikut oleh Verywell Mind dan Psychology today.
1. Psikologi di Bbalik Membandingkan Diri
Pada dasarnya, manusia punya kecenderungan alami untuk selalu menilai dirinya sendiri dengan membandingkan dengan orang lain.
Perbandingan ini bisa terjadi dalam banyak aspek mulai dari penampilan fisik, kekayaan, kecerdasan, hingga kesuksesan hidup.
Menariknya, penelitian menunjukkan bahwa sekitar 10 persen pikiran kita sehari-hari berhubungan dengan aktivitas membandingkan diri.
Konsep ini dikenal dengan Social Comparison Theory, yang pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Leon Festinger pada tahun 1954.
Teori ini menjelaskan bahwa seseorang menentukan nilai sosial maupun harga dirinya berdasarkan seberapa baik mereka 'berdiri" dibandingkan orang lain.
Di satu sisi, social comparison memang bisa memunculkan motivasi. Misalnya, ketika melihat teman berhasil lulus dengan nilai bagus, kita jadi lebih bersemangat belajar.
Namun, di sisi lain, perbandingan yang terlalu sering justru bisa menjadi pedang bermata dua.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
